
OLD-ARCHIVE/Sudah kutekadkan diriku untuk melupakan segalanya tentangmu dari hati dan pikiranku. Namun, tetap saja. Meski sudah kupegang kukuh tekadku itu, hatiku tetap hanya untukmu seorang.../Just simple poetry of my love story... RnR if u mind, please.
Rated: Fiction K+ - Indonesian - Romance/Hurt/Comfort - Words: 339 - Reviews: 2 - Published: 07-12-12 - Status: Complete - id: 3041170
|
|
A+ A- |
The True Heart
Poetry © Shizuharakuro89
I OWN this poetry. This is my original poetry based on my feeling to my crush. I am NOT plagiarize any poetry on FPc.
.
.
Malam itu...
Di mana pada malam itu aku memutuskan...
Memutuskan untuk mengakhiri perasaanku padamu
Memutuskan untuk melupakanmu dan segalanya tentangmu
Aku sudah menerima dan menyadari hal itu
Entah kenapa,
Aku telah sadar bagaimana berubahnya perasaanku padamu
Bagaimana berubah reaksiku menangkap sosokmu
Bagaimana jarangnya aku menangkap sosokmu dan senyummu
Dan...
Bagaimana berhentinya jantungku berdebar sangat kencang ketika...
Kau menangkap sosokku
Kupikir...
Aku sudah lelah dan putus asa menggapai dan mendapatkanmu
Dan kuputuskan aku akan mengakhiri rasa cinta ini padamu
Mulai detik ini,
Sudah kutekadkan untuk melupakan dirimu
Menghapus dirimu dari hati dan pikiranku
Karena kutahu,
Aku tak lagi menyimpan rasa padamu
Aku tak bisa menggapaimu
Aku tak bisa mendapatkanmu
Itulah yang sebenarnya sisi lain hatiku katakan
Di mana sisi itu tidak suka dan membenci dirimu
Namun,
Saat hari itu tiba
Hari di mana aku melihatmu sangat dekat dari diriku
Di mana ada dirimu,
Aku tak bisa melepas pandanganku dari sosokmu
Seakan mataku melekat erat seperti lem pada sosokmu
Tak henti-hentinya mataku melirikmu
Tak henti-hentinya hatiku khawatir ketika kau tidak ada di sana
Betapa khawatir dan paniknya diriku
Ketika kukira kau sudah pulang di tengah lebatnya hujan yang mengguyur bumi
Aku sangat khawatir...
Namun...
Hatiku kembali tenang dan lega...
Menangkap sosokmu yang masih berdiri di sana
Di ujung sana
Di mana kau dapat menangkap balik sosokku yang tengah memerhatikanmu
Terkejut dan senangnya diriku mendapati hal itu
Untuk memastikan dirimu masih berdiri di sana,
Aku kembali melirik sosokmu
Dan kau membalas balik lirikanku
Meski hanya beberapa detik,
Sungguh aku tak tahan menahan debaran jantungku
Saat mata kita saling bertemu dalam satu garis
Kualihkan pandanganku ke arah lain
Baru kusadari lagi hal ini
Bahwa aku tak dapat melupakan sosokmu
Bahwa dirimu masih meliputi hati dan pikiranku
Bahwa aku masih mencintaimu
Dan hatiku tak lagi dapat menyangkal dan berbohong atas hal itu
Hatiku yang sebenarnya...
Tetap untuk dirimu seorang []
OLD-ARCHIVE, unknown date
|
||||||