
Perasaanku bertentangan. Jalan mana yang harus kuambil untuk ke depan?
Rated: Fiction T - Indonesian - Angst/Romance - Words: 158 - Reviews: 2 - Published: 08-01-12 - Status: Complete - id: 3046736
|
|
A+ A- |
Ambivalen
© Alitheia
;
Aku kontradiksi
Terjebak dalam ambivalensi—
antara mencintai dan membenci
.
Kau—mendatangkan suam
Sekaligus mengundang pitam
Menghujamiku siang dan malam
.
Kau—membawa kebahagiaan
Serta tangisan
Dalam setiap lisan dan tulisan
.
Kau—peduli
Entah buatan atau alami
Tapi tetap aku takut membohongi diri sendiri
.
Kau—apa maumu?
Apa tujuanmu?
Apa maksudmu?
.
Kau—yang punya hati,
kalau memang benar menyayangi,
kenapa terus-terusan menyakiti?
.
Aku takut, cemas, bimbang
Bagaimana kalau semuanya hanyalah harapan yang mengambang?
Dan aku tenggelam ke dalamnya; dibuang
.
Aku—pasti akan—harus berkorban
Tapi kapan? Oh Tuhan,
tolonglah aku yang dililit keresahan
.
Sekarang tinggal aku saja di sini
Memikirkan perasaanku saat ini
Dan segala konsekuensi yang akan kuterima nanti
.
.
.
/
ambivalen: perasaan yang saling bertentangan terhadap suatu situasi atau seseorang (seperti mencintai sekaligus membenci orang yang sama)
A/N: ... asdfghjkl. Saya curhat lagi. ; _ ;
Adakah yang sudi me-review benda abal ini? Setiap komentar, saran, kritik, dan kesan akan sangat dihargai dan saya terima dengan senang hati. C:
|
||||||