Fiction » Manga »

Mystery Thief
Author:
Aruto Kuroki PM
Akutsu Shirogane adalah seorang perempuan yang sangat mirip laki-laki ini adalah pencuri kelas kakap! sedangkan sahabatnya yang dari TK bernama Kazuto Hakushima adalah seorang komandan tertinggi polisi seluruh jepang! kedua sahaba ini saling terus mengejar satu sama lain. dan ketika rahasia Akutsu terbongkar oleh sahabatnya sendiri bagaimana jadinya? Read and review? Chap 4 UP! End
Rated: Fiction K+ - Indonesian - Mystery/Romance - Chapters: 4 - Words: 6,062 - Reviews: 7 - Favs: 1 - Follows: 1 - Updated: 01-02-13 - Published: 12-08-12 - Status: Complete - id: 3081112
A+  A-   Full 3/4 1/2 Expand Tighten

Genre: Mystery, Romance

Warning: TYPO banyak karena saya masih author baru di FictionPress ini(_ _ ") jadi kalo ada kesalahan yg fatal maupun yang enggak,silahkan di PM atau di review aja. Dan sepertinya adegan yang tidak sesuai dengan genre bakalan ada (abis saya bingung nentuin genrenya).

Ok mulai aja deh!(ntar kelamaan warningnya)

_Mystery Thief _

"Hoaaamhh...arrgh badanku pegel bangeet! Hari ini gak usah aja deh!" keluhku dari tempat tidurnya.

"Hei bangun dong Ak-kun! Matahari sudah terbit nih!". Tiba-tiba suara perempuan yang manis nan lembut itu menyadarkanku.

"aah berisik, nanti aja masuknya pas pelajaran kedua! Keluar sana gih Yukari"usirku sambil menarik kembali selimutku.

"jangan gitu dong! Kamu akhir-akhir ini masuknya jam pelajaran kedua kan! Bangun sekarang atau aku bakal buang semua komikmu plus notebookmu!"ancam Kak Yukari. Aku cepat-cepat bangun lalu duduk di sofa ruang tamu.

Namaku Akutsu Shirogane. Aku anak perempuan kedua dari dua bersaudara. Yaah mungkin terdengar jarang anak perempuan dinamai 'Akutsu' kan? Karena tinggiku yang 168 ini dan tegapnya bandanku ini aku sering disangka laki-laki. Bahkan dari dandanan dan suara mirip(mungkin memang)suara laki-laki.

Aku kelas 6 SD Sakurai. Yang bernama Yu..ups lebih tepatnya si cerewet itu bernama Yukari Shirogane. Dia kelas 11 SMA Danshei. Orangnya benar-benar menyebalkan dan sangat cerewet! Setiap hari menyuruhku ini-itu! Apalagi kalau aku tidak menuruti perkataannya dia langsung ngambek dan marah-marah gak jelas.

Oh ya, aku punya rahasia yang sangat besar! Mungkin harus kuceritakan demi kelanjutan fict ini..rahasiaku adalah aku seorang pencuri kelas kakap! Polisi mengejarku kesana kemari tapi pada akhirnya mereka tidak menemukanku! Payah ya? Padahal aku hanya seorang anak kecil kelas 6!

Barang hasil curianku kusimpan di dalam kamarku. Aneh kan karena seluruh keluargaku tidak mengetahuinya? Karena barang curianku kusimpan di ruang rahasia yang pintunya transparan dan passwordnya hanya dengan kata kunci yang susah dan hanya aku yang tahu.

Dan lagi aku memakai nama samaran saat mencuri nama samaranku adalah Rad. Dengan begitu, polisi-polisi bodoh itu tidak akan mengetahui namaku. Juga wajahku kusamarkan dengan wajah dan rambutku yang mirip laki-laki itu kubuat seperti remaja SMA. Suaraku kubuat lebih rendah dan lebih nge-bass dari yang biasanya.

"Pagi Rei! Udah ngerjain PR Matematika? Aku gak sampe nomor 5 aja udah ngantuk!" kataku di depan meja Rei.

"Pagi juga, PR MTK? Udah dong! Semuanya lagi!" katanya bangga. Kazuto Hakushima lengkapnya. Dia ini temanku dari TK.

"Cih, gue nyontek dong! Ntar gue sebarin rahasia lo nih?"ancamku. dengan sigap dia langsung mengeluarkan buku MTKnya dan mempersilahkanku untuk menyontek. Aku tersenyum licik dan dia langsung kabur dari kelas.

"nyontek lagi? Dasar kamu nih, berusaha sendiri dong! Jangan nyontek mulu!"ceramah Mouka.

"yaaah..mulai deh si banci tukang ceramah dateng! Iya pak haji..nngerti deh pak..hahahahaha!" tawaku dan semuanya setuju dengan pedapatku. Mouka Kishitani itulah namanya. Anak laki-laki yang betul-betul mirip sama cewek! Dari suara, tubuh, jalannya...miriiiip banget! Tanda-tanda dunia kiamat nih!

"Eeeh...ehm..I..ini tolong dibaca!" suara teriakan yang lumayan keras terdengar dari luar kelas. Kami mengintip dari dalam dan ternyata si Tatsuki lagi nembak si Sakuno!

"Cieeeeee...! terima No! Terimaaa! Cieeeee PJ* dong PJ!" teriak kami semua. Si Sakuno plus Tatsuki spontan melihat kami. Muka Sakuno merah karena malu.

"aaargh! Jangan pada disini dooong! Eh Tatsuki maaf ya aku gak bisa nerima! Da..dah!" Sakuno langsung berlari kearah kami.

"Huuuu Sakuno gak gentle aaah! Payah payah! Hahahahahahaha!" tawa kami semua. Sakuno hanya mendorong kami masuk.

_Rumah_

"aku pulang! Sepi banget nih...! eh udah jam segini, waktunya nyuri barang nih! Yah surat peringatannya udah dikirim lagi! Gawaaat! Cepat- cepat!"aku berlari mengganti bajuku dengan kaos berlengan sepundak berwarna hitam dengan garis-garis di sampingnya.

"ok deh siap beraksi! Eh pake topi aja kali ya?" aku mengambil topiku lalu pergi ke GerejaTherstal. Kudengar di sana ada salib khusus yang sangat keren dan mempunyai ilmu sihir yang terkurung.

"eeeh lupa jaketnya! Nanti ketahuan lagi!" aku mengambil jaketku yang tergantung di belakang pintu. Kenapa pake jaket? Soalnya nanti kalo aku pake baju ini lagi nanti bakal dicurigain!

_Gereja Therstal_

"Siap penjagaan di bilik kanan dan kiri! Regu 1 dan 2 pergi ke bilik kiri! 3 dan 4 ke bilik kanan! 5 dan 6 ke depan pintu gerbang! 7 dan 8 di belakang! Sisanya jaga semak-semak serta tembok-tembok yang memungkinkan adanya si Rad itu! Siap Laksanakaaaaan!"Pluit berbunyi dari mulut seorang kepala polisi yang bodoh itu. Namanya Kuzou Takekura.

Aku berjalan menuju ruang listrik di arah selatan. Kumatikan lampunya. Terdengar suara teriakan dari depan. Sudah kuduga polisi bodoh itu pasti panik! Aku segera berlari sebelum mereka mnyalakan lampunya. Polisi yang menjaga pintu belakang juga berlari-lari karena panik. Jadi dengan mudahnya aku masuk ke pintu itu. Tapi sialnya dikunci!

"aaargh sial! Dikunci lagi! Untung aku bawa kawat!" kuotak-atik dengan cepat pintu itu dan terbuka!

Hmm...sekarang mencari dimana salib suci itu! Kalau tak salah di depan mike deh! Gumamku di dalam hati. Aku berjalan menuju tempat penyimpanan barang elektronik. Dan ternyata benar! Dengan sendirinya salib itu menempel di dinding! Segera kuambil salib itu tetapi...

"Diam disitu Rad!" tiba-tiba suara teriakan yang menggema terdengar di telingaku. Spontan aku menoleh. Mukanya tertutup cahaya jadi tidak kelihatan.

"Kau tertangkap basah Rad. Menyerahlah sekarang!" kata suara itu.

"Siapa kau!?" teriakku.

"aku? Namaku..."dia mulai berjalan mendekatiku. Tunggu aku kenal suara itu!

"Namaku Kazuto. Kazuto Hakushima. Komandan tertinggi Polisi dari seluruh jepang!"

KAZUTO!?KAZUTO YANG ITU!?

"heh..kau pikir bisa membunuhku hah? Lewati dulu mayatku! Kau harus siap Komandan!" kataku sombong.

Tiba-tiba dia sudah berada di depanku sambil menyodongkan pisau tepat di leherku.

"sekarang...siapa yang harus bersiap?" tanyanya. Senyumnya licik...mirip senyumku. Salib suci itu terlepas dari tanganku. Sekarang dia sudah berada di atasku dengan pisaunya masih menyentuh leherku.

" menyerahlah Rad! Baiklah mungkin pisau ini membuatmu takut" dia melempar pisau itu dan sekarang tangannya mengurung leherku. Aargh..aku susah bernafas! Tubuhnya terlalu kuat! Tak kusangka dia sekuat ini! Ah mungkin cara ini bisa dipakai!

"kau bilang aku takut dengan pisau mainanmu itu komandan? Kau dalam bahaya besar bila meremehkan ku!" kataku sombong. Aku memegang tangannya dan memutar balikan posisinya. Aku berhasil lepas dari dia. Aku berdiri memungut salib suci itu.

" sekarang boleh aku pergi komandan Kazuto yang terhormat?" kataku mengembalikan senyumnya. Dia sudah berdiri sambil memegang pisaunya. Dia berlari dengan sangat cepat kedepanku. Tapi saat kulihat tangannya, pisaunya tidak ada. Dia memegang tanganku dengan keras dan menutup mulutku dengan tangannya.

"mulutmu itu diam saja! Yang kubutuhkan hanya salib itu!"katanya tegas. Aku menggigit tangannya dan kutendang tangannya yang satu lagi dan segera berlari pulang ke rumah.

_Rumah_

"Kau darimana saja tsu? Jangan main terus! Sekarang belajar! Makananmu sudah ibu taruh di kamarmu" kata ibu marah. Aku tidak memperdulikan perkataan ibu dan langsung naik ke atas ke kamarku.

Aku mengunci pintu kamarku. Lalu duduk di kasur. Kenapa si Kazuto disitu!? Dia kan masih SD sama sepertiku! Masa dijadikan komandan!? Oh iya aku tidak melihat tinggi nya...tadi tingginya kalau tidak salah lebih tinggi dari biasanya! Lebih tinggi dariku! Dia mirip anak SMP! Tapi mustahilkan dia memalsukan umurnya!? Dan lagi...suaranya...lebih tajam dari yang biasa kudengar! Sorot matanya..seakan-akan membunuhku. Lebih baik kuselidiki ia besok!

"Akutsu Rad" kataku mengucapkan password ruang rahasiaku pintunya muncul. Aku membukanya dan menaruhnya di laci.

_SD Sakurai_

"Ohayou Gozaimasu Ka..Zuto"kataku ragu mengucapkan namanya. Dia melihatku tajam dan mulai mecurigaiku.

"A..apaan sih serem banget mukanya!" kataku ketakutan.

"enggak. Ahahahahahaha panik banget sih lo! Nyantai kali!" katanya. Nada bicaranya mulai santai dan akrab.

Kepribadiannya berubah. Saat menjadi komandan dia bersikap dingin dan tegas...saat disekolah dia jadi lebih santai dan lebih akrab. Tapi sifatnya yang dingin itu kayaknya aku pernah lihat! Tapi dimana. Ok deh, hari ini aku bakal nyuri Alice Crystal di Museum Sekai! Dia pasti datang ke tempat itu!

_Museum Sekai_

Sekarang pakai cara biasa, matikan lampu dulu! Seperti biasa aku berlari ke ruang listrik dan mematikan lampunya. Polisi itu langsung panik kayak biasa. Bego kan? Ini trik udah kuulang-ulang tiap nyuri tapi polisi itu tetap gak sadar juga.

Kali ini aku masuk dari pintu timur. Dan aku mencari Alice Crystal di ruang bebatuan. Aku berhasil mendapatkannya tetapi si Kazuto belom muncul juga. Lama bener nih...pulang aja deh!

"Tunggu dulu Rad"suara itu..Kazuto! akhirnya..!

"Apaan woi?"kataku santai

Lagi-lagi dan lagi-lagi dia ada didepanku lagi. Tapi aku udah tau sih. Eh tapi kali ini dia memegang tanganku dengan borgol.

" nah, sekarang kamu gak bisa kemana-mana lagi Rad!" katanya licik. Ternyata borgolnya nyambung sama tangan Kazuto. Cih, gawat nih!

"woi gua mau dibawa kemana? Ke budak- budak lo?" tanya ku.

"enggak. Lo gue bawa ke rumah gue. Kok lo nyantai aja sih?padahal lo kan udah gue tangkep?"tanyanya sambil membuka pintu mobilnya.

"ya gak gitu juga sih...Cuma entah kenapa aku orangnya gakpanikan kalau ada yang benar-benar bikin gue -ngomong lo bisa nyetir? Setau gue lo gak bisa?"tanyaku heran. Borgolnya masih menggantung ditanganku.

"Tau darimana lo gue gak bisa nyetir? Gue bisa kok!" katanya curiga dengan senyum liciknya. Ga..gawat.. dia curiga lagi! Mampus gue!

"udah nyampe nih!" katanya.

Ketika aku keluar dari mobilnya...yang kulihat adalah...rumah besar yang hitam kelam mirip rumah hantu. Kelelawar pun keluar dari sarangnya(lebay -_-")

"ini rumah siapa?serem banget" tanyaku.

"kenapa? Takut? Pencuri kok takut?" tanyanya. Aku hanya mendecak kecil.

Kazuto membuka pintu itu dan dalamnya...

"Selamat datang di 'Rumahku'"katanya dengan senyum licik

To Be Continued

Gimana fictnya? Bagus? Jelek? Abal? Jangan lupa Review yak! Karena diajak ngobrol sama kakakku tentang Percy Jackson yang terdampar di Romawi buku dua(The Son Of Neptune) jadi kayaknya alur ceritanya kalo gak jelas atau alurnya kesana kemari maap banget yak! (_ _")

R

E

V

I

E

W

PLEASE!

Favorite : Story Author   Follow : Story Author

  .    .