Fiction » Horror »

Rumah Lamaku, Rumah Penuh Cerita
Author:
sitar PM
Shila sering tak bisa tidur karena mendengar langkah orang berjalan setiap malam. Suara itu selalu mengganggunya. Ketika ia pindah rumah, ternyata 'sesuatu' mengikutinya. Ia seperti 'dipaksa' untuk membongkar misteri di rumah lamanya. Dibantu Rian, Shila memulai perjuangannya mencari misteri sekaligus cerita di rumah lamanya (Finished)
Rated: Fiction K+ - Indonesian - Horror/Drama - Chapters: 8 - Words: 12,463 - Reviews: 18 - Follows: 1 - Updated: 02-24-13 - Published: 12-25-12 - Status: Complete - id: 3086105
A+  A-   Full 3/4 1/2 Expand Tighten

Suara jam berdentang 12 kali tanda tengah malam sudah datang. Shila masih belum bisa memejamkan matanya untuk beristirahat. Ia sudah mencoba semua cara untuk bisa memejamkan matanya, seperti minum susu, mendengaekan musik klasik, dan lain-lain. Tapi semuanya nol besar.

Kebiasaan susah tidur sudah Shila rasakan sejak SMP. Ia sudah pernah berkonsultasi dengan dokter. Tetapi obat yang diberikannya hanya mampu membuat Shila terjaga selama 2-3 jam. Suara itu yang selalu membangunkan Shila. Ya, suara orang berjalan bahkan berlari itu selalu saja mengganggu tidurnya.

"Kapan ya gue bisa tidur? Kayanya Ayu bisa aja tidur nyenyak," Bisik Shila sambil menatap adiknya yag terpejam di sebelahnya.

Drap... drap... drap...

Langkah itu terdengar lagi. Shila pucat. Walaupun sudah 3 tahun berturut-turut mendengar suara itu, tetap saja rasanya menakutkan.

"Shil, udah 3 tahun lo denger itu masih takut?" Shila memberanikan diri untuk turun ke bawah, mengecek ada apa di sana.

Kaki Shila bergerak dengan gemetar ke lantai. Perlahan tapi pasti pintu ia buka.

Krek...

Suara berat kayu dari pintu kamar Shila jelas terdengar. Tiba-tiba saja suara orang berjalan itu hilang.

Hening.

Shila mematung di tempat. Ia ingin cepat berlari ke kamarnya dan mengumpat di balik Ayu. Tetapi kakinya terasa sangat berat. Keringat dingin mulai keluar di dahi Shila. Kakinya gemetaran. Iapun mendengar suara derap kaki yang berasal dari tangga lagi.

"Oh no... Dia datang! Shil, kabur!" Shila membatin. Refleks, Shila langsung berlari ke belakang sofa yang ada di samping pintu kamarnya.

Suara itu makin dekat dan makin dekat dan akhirnya berhenti. Tepat ketika Shila mengintip dari balik sofa…

ITU DIA!

Wajahnya….. Oh My…

Halo halooooo! Sebenernya saya masih bingung gimana mau lanjtin cerita yang cuma sepenggal ini hahahaha. Abis, kemaren-kemaren kan saya bikinnya romance mulu, jadi agak susah deh pas bikin horror *lah-_-* tapi akan saya coba untuk melanjutkan cerita sepenggal ini! \m/

Favorite : Story Author   Follow : Story Author

  .    .