Reviews for Chain of Destiny and Wheel of Time
Aosei Rzhevsky Devushka chapter 2 . 1/24/2016
hai, maafin baru baca dan review kayaknya udah setahunan yah? #dor

aiiiiih jadi Asterus masih hidup atau gimana cobaaa? wkwk. yaampun seperti biasa, aku selalu suka bingung tiap baca cerita fantasi ihiks *natap novel-novel fantasi yang butuh waktu beberapa kali diulang baru paham sama ceritanya* #krik #lemot

as usual, bahasanya gak monoton, kok. apalagi bagiku penyuka cerita model bahasa beginian. keren gitu deskripnya rumit-rumit njelimet gimana gitchuuu. terkesan berat tapi menantang uwooo #apa

dan ... aku baru ngeh kalo ternyata Lilium itu kebawa arus, ya, makanya nyampe ke gua tadi? ihiks diriku ngiranya dia terbangun sekitar bertahun-tahun kemudian, pakek acara lupa ingatan gitu lagi.

trus ada yang bikin aku bingung, katanya si Lilium lupa ingatan sampe dia bingung pas Licht bilang dia Putri Mahkota? Tapi Lilium kok juga sebut dirinya Putri pas mau potong rambut? ayo coba jelaskaaan~

oh, aku nemu beberapa typo yang pengen aku koreksi-aku gak tau sih, di chapter depan mungkin typo yang di chapter ini udah gak ada lagi, tapi berhubung aku baru baca chapter ini jadi mau coba koreksi dulu deh #heh

1. "Hiks.. As-Aste..rus.." - "Hiks( )...( )As-Aste( )...( )rus( )..."
* penggunaan titik itu harusnya titik tiga atau elipsis. Penggunaannya harus dikasih spasi kayak yang aku buat itu. kasih spasi sebelum dan sesudah elipsis. di penutup kalimat, elipsisnya ditambahin titik, atau koma.

2. memperhatikan - mem()erhatikan.
* P-nya nggak dipake. katanya si kaidah Bahasa Indonesia sih gitu #ngek

3. Kwak.. kwak.. - Kwak( )... Kwak( )...
* masih elipsis juga

4. Ah sial, sepertinya memang ada sesuatu yang terlupakan. - Ah(,) sial, sepertinya memang ada sesuatu yang terlupakan.

5. istilah/kata yang berasal dari bahasa asing selain yang dari bahasa Indonesia, pokoknya yang gak ada di KBBI, itu dicetak miring/italic, yah. kayak armor, detective, turqoise, dll.

6. Berfikir - Berpikir
* bukan F, tapi P.

7. Disini - di( )sini

8. Lalu kenapa aku berada di gua? - Lalu(,) kenapa aku berada di gua?

9. terimakasih - terima( )kasih

10. "Lukisan yang tadi kau tunjukkan adalah sosok sang Putri?" - "Lukisan yang tadi kau()tunjukkan adalah sosok sang Putri?"
* jadinya 'kautunjukkan', kata kerja dengan 'kau' itu disambung. sama prinsipnya kayak kalau kita nulis 'kutunjukkan' bukan 'ku tunjukkan'

11. nafas - na(p)as

12. Akan sangat aneh kalau aku mengatakan auranya yang mengatakan demikian. - Akan sangat aneh kalau aku bilang auranya yang berkata demikian.
* gak enak aja sih kata 'mengatakan' itu berulang di satu kalimat. emang susah sih biar sebuah kata gak berulang gitu ihiks ini salah satu masalahku juga #mojok
bisa juga sih diganti 'akan sangat aneh kalau aku mengatakan auranya yang berkata demikian' gitu tapi masih terasa agak berulang. yah, ini sih pinter-pinter kamu aja nyusun katanya #kemudianngemaso #natapficsendiribanyakkataberulang

13. mengendikkan - menge()dikkan
* gak ada huruf N

14. terhempas - ter()empas

15. apapun - apa pun
* yang disambung -pun itu cuma 'walaupun', 'meskipun', 'kendatipun' itu aja. well kayaknya ada lain sih tapi aku ingetnya itu doang #plak

16. "Hei apa maksudmu?" - "Hei(,) apa maksudmu?"

17. Aku tidak tahu apa motif-nya sebenarnya, - Aku tidak tahu apa motif()nya sebenarnya
* motif itu bahasa Indo kok jadi gak perlu dikasih tanda strip gitu

18. "Tidak apa-apa, Grem. Aku akan membantu." Ucapku setelah meletakkan sapu. - "Tidak apa-apa, Grem. Aku akan membantu(,)" (u)capku setelah meletakkan sapu.
* sebelum kutip penutup, taro tanda koma kalau kalimat selanjutnya bukan kalimat baru nd huruf U nya gak perlu dikapital karena bukan mulai kalimat baru. kecuali kamu bikinnya gini: "Aku akan membantumu." Aku mengucap setelah meletakkan sapu.
nah kalo itu, pake titik sebelum kutip penutup karena selanjutnya dimulai sama kalimat baru.

19. Dia menoleh padaku. Matanya menatap irisku polos. - kok polos? kalo gak salah, ini si Licht natapnya curiga, kan ke Lilium karena dia kok kayak pernah kenal sama Asterus. Kalo natap polos, harusnya Licht gak tau apa-apa dong?

ih ampun maaf jadi sepanjang itu wkwk semoga kamu gak bosen yah baca review-nya x'D
cuma segitu juga typo yang aku temuin, ada tadi sih satu lagi tapi entah di mana(?)
btw kok tulisannya gak bisa dicopas ya. ngemaso diri ini nulisin satu-satu hiks. ampun-ampunan banget ya fictionpress ini gak bisa dicopas tulisannya -_-

overall, bagus cemuaaah~ aku suka deskripsinya jelas~ pokoknya suka deh wkwk.

okeh kalo gitu maafin baru sempet baca wkwk, nanti mau lanjut lagi chapter selanjutnya. baca lewat leptop gini bikin mata jereng nd gak fokus ugh

sincerely,
Aosei RD.
Papers Escritura IRAI-kun chapter 3 . 12/20/2014
Udah baca sampai akhir, kutunggu chapter selanjutnya. Aku sudah mulai terbiasa dengan gaya ceritamu. Pemaparannya latar dan karakteristik tokoh cukup jelas. Idenya juga bagus dan penuh misteri, memang koheren sama cerita fantasi. Peletakkan aksi si tokoh juga tepat dan menimbulkan auranya tersendiri.
Black Raven Daemon chapter 2 . 8/1/2014
Selamat sore _.
Ide ceritanya bagus dan menarik. Deskripsinya juga jelas.
Good job _d. Saya akan menanti lanjutannya.
Ijin fave ya... _
fetwelve chapter 1 . 7/3/2014
Fantasinya kerasa banget bahkan dari awal xD
"Tak ada kenyataan di dunia ini. Semua hanya ilusi semata." Kalimat itu jadi ngingetin aku sama filosofi...
Tapi aku sedikit bingung kenapa lilium tau kalo asterus mati sblm dia ngeliat darah netes"?
Sekian & keep writing!
Aosei Rzhevsky Devushka chapter 1 . 7/2/2014
UWAAAAAAA KEREEEEEEN
cerita fantasi kaaaan? Suka bangeeeeet ,

Yaampun kenapa orang-orang di sekitar Lilium bisa mati semua? Dan itu Lilium bakal ketemu siapa itu di akhir?
asdf penasaraaaan.

buruan apdet lanjutannya yaaaa. Ijni fav

sincerely,
Aosei