. kepada sebuah kata .

CLAIMER: All belongs to Firman Indra Andika and SIGMA. Visit us at our homepage—if it's fixed. :p

Kepada sebuah perasaan terkejam yang pernah ada. Yang biasa kau sebut CINTA.

Kutulis kata-kata indah tentangmu. Kutorehkan isi hatiku. Kutumpahkan cat berwarna dengan berbagai macam cerita yang tersimpan di dalamnya hanya untuk mengutarakan isyarat hatiku yang tak seorangpun kan tahu kecuali engkau dan Sang Khalik. Kuaduk. Kucampurkan hingga tak bersisa. Hingga keringat menetas deras layaknya hujan pengharapan sang petani pada Tuhan. Kupuja engkau layaknya engkau adalah tujuan hidup terakhirku.

Kukejar engkau layaknya engkau adalah waktu. Yang terus berlalu dan berjalan tanpa perhatikanku dan mengambil satu langkah kebelakang hanya unuk menengok dan melihat ke arahku. Meneliti tiap bagian tubuhku. Hanya untuk bertanya apakah aku terluka ketika mencoba mendapatkan engkau. Kukorbankan seluruh jiwa dan raga hanya untuk bertemu dan berbincang dengan kau barang sedetik. Sekejap. Selirik. Sesentuh. Kuhargai tiap tetes harapan yang terpencar darimu. Tak kulewatkan hempasan cahaya darimu yang membuatku hampir melupakan dimana aku berpijak.

Terkadang aku terlalu lama memperhatikanmu, hingga aku sendiri lupa akan diriku sendiri. Kutahu engkau baik-baik saja, kenyang, terkasih, tercukupi, diperhatikan dan tersenyum. Sementara aku di sini lupa akan makan malam yang terhidang di atas meja sejak jam tujuh tadi, dilupakan, terlewatkan, tak terurus dan meringis karena tak kuperhatikan sendiri. Karena kau, aku lupa diri. Aku menjadi munafik. Aku berkorban demi cinta dan ini yang kudapat. Tak kusesali ini. Kadang cinta memang kejam. Sekejam pisau yang tiap hari kau ayunkan untuk mengingatkanku akan kematianku esok hari. Tolong, aku sedang mencoba membuatmu lebih baik dan kau malah membuatku merana seperti ini? Aku tidak tahan lagi!

Mengertilah buatku barang satu detik! Tahukah aku hampir terperosok di sebuah lubang yang hitam kelam, dimana kau akan menangisiku ketika kau terperosok dan jatuh terjerembab di dalamnya. Tapi aku? Aku minta tolong pada siapa? Engkau? Oh, aku lupa, kau sedang menikmati coklat yang aku berikan padamu kemarin malam. Aku meratapi nasibku, mengutuki betapa bodohnya diriku dan bersumpah untuk tidak melakukan kebodohan yang sama esok pagi. Paginya, mentari bersinar terang. Jauh lebih terang dan hangat dari lampu petromak yang aku pakai untuk menerangi kalbu milikku yang sepi dalam hiruk pikuk kebohongan ini. Aku hampir terpleset kehampaan. Aku lupa bahwa semuanya tidak nyata. Yang aku hirup di sini bukanlah udara. Hanya segumpal omong kosong yang dipaksakan para tetua untuk masuk melalui lubang hidungku dan membunuhku perlahan. Aku yakin dengan ini karena kupikir Soe Hok Gie tidak meninggal karena penyakit, beliau meninggal karena bernafas. Di tengah kehampaan dan kekosongan pikiran para mahluk bernama manusia yang hidup berdampingan dengannya. Seperti yang kualami saat ini. Mencoba bernafas dan diam-diam harus mati karena bernafas. Setelah sekian lama, kusadari aku dan Soe Hok Gie mengalami kesamaan. Kami sama-sama meninggal dalam nafas kami karena ada cinta di dalamnya. Yang suci. Yang bersih. Dan secara terpaksa harus terkontaminasi oleh bualan-bualan kalian tentang betapa indahnya hubungan kalian. Jika kau jadi kumbang, aku akan jadi bunganya…

Berdiri saja kau ditengah sawah. Yak cukup di situ, jangan bergerak. Sekarang nikmati cinta dariku. Ya saatnya sebuah cinta merasakan "cinta" yang kuberi. Sebuah timah panas yang melesat melewati hangatnya peluk dan kasihmu…

DOR!! DOR!! DOR!! DOR!! DOR!! DOR!!

Lihat, ada SMS masuk…

"Syg, qmu dmnaa? Aqyu kanenn beudh smaa qmuu… ~.."

Haruskah kusayangi, kupeluk, kehangatkan dekapnya, kudengar detak jantungnya lalu KUCINTAI?

Kuisi enam solongsong dengan timah-timah baru. Peluru sudah siap, saatnya kukirim pesan untuknya.

"Tng aj beibh, aq mw kt4 km sbntr lagi……pk baju yg q kasih y? Aq pny kejutan."

Aku tersenyum dan melangkahkan lagi kakiku yang berat. Aku tak sengaja tertawa.


--

A.N.: Criticisms, suggestions, and corrections are highly recommended. ;)