16

Tugas

"H

ah...hah...rasa sakitnya...hilang..." ucapku pada diriku sendiri saat aku sudah tidak merasakan rasa sakit yang tiba-tiba menyerangku tadi. Apa yang sebenarnya terjadi?

Aku bisa mendengar suara langkah kaki, suara langkah kaki sekitar tiga orang yang aku perkirakan adalah dua orang prajurit dan satu lagi adalah...

"Prince Illiad, bolehkan saya masuk?" Kyle bertanya setelah mengetuk pintu. Aku tidak tahu bagaimana bisa dia ada disini, tapi aku sudah memperkirakannya tadi kalau orang yang akan masuk adalah Kyle dan dua prajurit kerajaan Viralo.

"Masuk saja, Kyle..." ucapku pada akhirnya.

Pintu kamar yang aku tempati terbuka tanpa suara, Kyle dan kedua prajurit kerajaan Viralopun masuk segera. Aku bisa melihat Kyle baik-baik saja, tapi apakah Flo baik-baik saja?

"Prince Illiad,..." ucap Kyle bersamaan dengan memberi hormat.

"Berdiri, Kyle..." ucapku dan dia berdiri. Aku ingin langsung bertanya tentang keadaan Flo, tapi pada saat itulah aku melihat seorang wanita di dekat pintu...

"Prince Illiad, apa kau baik-baik saja?" tanya Kyle dengan nada khawatir.

Aku mengangguk kecil tapi mataku tidak beralih dari wanita di dekat pintu kamar kerajaan Viralo. Semuanya sama, tidak ada yang berbeda, hanya pakaian yang lebih royal daripada yang dia kenakan tadi...Flo?

"Flo?" ucapku bertanya-tanya tanpa mengalihkan pandanganku.

Wajah wanita itu langsung memerah dan dia berlari pergi. Aku ingin langsung mengejarnya, tapi karena tatapan dari Kyle dan kedua prajurit yang curiga, aku membatalkannya.

"Aku baik-baik saja, Kyle. Bagaimana denganmu dan prajurit lain?" tanyaku khawatir. Karena sudah melihat Flo baik-baik saja, aku juga membatalkan untuk menanyakan keadaannya pada Kyle.

"Kau tidak usah mengkhawatirkanku, Prince... kami semua baik-baik saja...walaupun ada hal yang aneh..." ucap Kyle yang tiba-tiba saja wajahnya terlihat bingung.

Aku bertanya pada Kyle apa yang terjadi setelah aku pergi, tapi jawaban yang ingin kudapatkan tidak kudapatkan sama sekali, Kyle dan prajurit lain terbangun tanpa mengingat apa yang sebenarnya terjadi. Dan ketika kutanya bagaimana Florencia bisa ada disini, mereka berkata kalau mereka tidak mengenal seseorang yang bernama Florencia... lalu... wanita yang tadi?

"Prince Illiad, setelah ini anda harus menghadap Raja Voltrez dan Putri Flora..." ucap Kyle dengan gugup dan bingung.

Aku tertawa kecil ketika mendengar perbedaan bahasa di tempatku dan kerajaan Viralo. Di Revoire aku dan Elena-adik perempuanku-dipanggil Prince dan Princess, tapi disini Flora dipanggil Putri. Aku jadi berpikir kalau perbedaan itu sangat aneh.

"Panggil aku pangeran saja kalau bingung, Kyle," ucapku masih setengah tertawa.

Kyle hanya mengangguk kecil dan berkata kalau aku harus cepat-cepat berganti pakaian dan pergi menghadap Raja dan Putri dari kerajaan Viralo. Tapi bagaimana bisa aku melanjutkan perjodohan kalau yang ada di pikiranku sekarang hanyalah Flo...Tugas...haruskah aku mementingkan tugasku lebih dahulu?

(A/N: AHHH! Illiad! tugas tuh bisa dikerjakan nanti! (:P or maybe it's just me) Ayo Illiad ambil keputusanmu di cerita selanjutnya!)