nex:
chapter 6:

-Di kelas-
Renji kali ini duduk sama Akari. Rin sama Yoshi. Orito sama Yurika. Meja mereka berdekatan… Meja Renji ditengah… Yoshi disebelah kiri. Orito disebelah kanan. Saat ini, Mereka sedang ngobrol-ngobrol…
"Eh, kalian semua dari SMA mana? Kecuali Yoshi…" tanya Renji.
"Kami bertiga dari SMA Miura…" ujar Orito.

"Eh, Kamu Renji Itou, kan?" Tanya Rin.
"Iya, kenapa?" jawab Renji.
"Ayahku banyak cerita tentang kamu… Kamu bukannya anak pembalap nomor 1 Jepang, Pak Kouji Itou, kan?" Tanya balik Rin.
"Lho, Ayahmu kenal sama Ayahku? Siapa dia?" Tanya Renji.
"Aku ini anak seorang Yakuza… Namun, Yakuza ini yakuza yang baik-baik… dia yang menolong ayahmu dan membawa Ayahmu ke rumah Sakit gara-gara bom yang dilontarkan oleh teman-temannya…"
Renji kaget dan terdiam…

"Apa? Masih ada Yakuza baik-baik? Tunggu, Kalau misalnya tidak ada ayahnya… Ayahku sudah tiada lagi… Baiklah…" ujar Renji.

Rin pun berkata "Renji… ada apa?"
"Oh, tidak apa-apa… Eh, boleh aku berkunjung ke rumahmu? Aku ingin bertemu ayahmu…" jawab Renji sedikit terkejut.
Renji duduk paling pinggir kanan dari Akari dan Rin duduk di pinggir kiri dari Yoshi… Mereka mengobrol dengan jarak yang cukup dekat…

"Baiklah… Eh, sebentar… aku ingin melakukan sesuatu…" ujar Rin.

-
Rin pun maju selangkah… dan…
mencium pipi Renji…

"Rin… Kenapa?" Tanya Renji dengan mukanya yang super-merah…
"Kamu kan ganteng… pipimu itu lho… tembem…" ujar Rin sambil senyum.
Akari di sampingnya mulai mojok dan memundungkan diri sambil ngomel-ngomel gaje…
Yoshi dan yang lain slow-slow saja…

Karena Rin merasa tidak ada yang jealous di kelas, dia mencium pipi kanannya Renji… lagi…
"Sampai jumpa, mas ganteng…" ujar Rin sambil tersenyum…
Renji… shock…
Akari langsung berbalik ke belakang dan berteriak "RENJI!"
"mampus deh gue… cabut!" seru Renji…

Renji langsung lari menghindari amukan Akari yang semakin menjadi-jadi…

-

-
-Bel pulang sekolah berbunyi-
Bel uplang sekolah pun berbunyi… Renji dan Akari pun pulang dengan jalan kaki…
Tiba-tiba, Rin menghampiri mereka berdua…
"Eh, mas ganteng… Akari juga… Kok kalian jalan kaki sih…" ujar Rin.
"Kenapa kau memangilku mas ganteng?" Tanya balik Renji.
"Karena kamu itu ganteng…" ujar Rin sambil tersenyum…
"Suasananya udah panas nih…" ujar Akari.
"Aduh, jangan jealous-an dulu ah…" ujar Renji.
"Emangnya Akari itu siapa kamu?" Tanya Rin.
"Dia itu teman dekatku… tapi, entah kenapa dia jealous-an sama setiap cewek yang dekat sama aku…" ujar Renji.
"itu namanya Tsundere…" ujar Rin
"Apaan tuh?"
"Orang yang dingin terhadap orang lain… Selanjutnya, mudah cemburuan…"
"Apa?" seru Akari.
"Kenyataannya kan begitu!" seru Renji.
"Aku… Bukan… TSUNDERE!" seru Akari sambil membawa mistar yang udah siap menggorek leher Renji…
Renji sweatdrop… dan ngacir bersama Rin…

"Kita udah sampai… Ini rumahku…" ujar Rin sambil ngos-ngosan…
"Aku ingin bertemu ayahmu…" ujar Renji…
Rin pun tersenyum dan mengetuk pintu rumahnya…