kalimat itu hilang dalam alam semesta.

;

aku mencari kalimat itu
dalam alam semesta.
kubawa dalam bulan dan bintang
yang terlukis dalam balon hitam legam
tapi balon itu melayang menyusul jiwa.
kubawa kalimat itu dalam surat
tinta warna-warni menuliskannya
seperti pelangi setelah hujan
tapi pelangi itu memudar
hilang ditelan kecerahan musim panas.
aku tak menyimpannya dalam hatiku
karena aku yakin hatiku akan jatuh
lagi dan lagi dan lagi
sampai semua huruf-huruf cantik itu
menghilang dan pecah.
aku tak menyimpannya dalam mulutku
karena kalimat itu akan kotor oleh ludah
diputar oleh lidah dan
kebohongan yang keluar.
aku menyimpannya dalam alam semesta
dalam salah satu bintang terjauh dari bumi
dan aku duduk di padang rumput
menantimu mengambil bintang itu
membuka dan membacanya
dan mengucapkan padaku
dengan mata berkilau bagai mentari.

tapi kemudian, kau takkan melihatku.
aku melihatmu menembus kabut harapan
dan kau melihatku hanya sekedar pejalan kaki;
alam semesta membatasi pertemuan kita.

siapa yang akan mencarinya
jika bintang itu tak pernah bercahaya
di angkasa?

bukankah jarak itu
sangat
mengerikan?

;

a/n. terinspirasi 5 centimeter per second.