Author: mohon maaf jika agak Gak jelas , aneh , ada kata kata yg salah, dan kata kata yg disingkat(membungkuk)

Chapter 2 : mission Sheiji

In Forgotten Village

" woah... desa yg cukup indah." Kagum sheiji saat dia berjalan-jalan di desa itu.

" pantas banyak pengelana kesini, tp heran juga knp dinamai forggoten ya?" tanya dia walau tidak ada yg menjawab dan tidak ada siapa-siapa yg ia kenal disana.

Yup... dia lagi menjalani misi Solo ke forggoten village.

" waah... ini kalung bagus untuk mitch buat oleh-oleh dan sepasang lagi *smilling*" katanya dgn blushing.

"(Ngomong soal mitch tadi dia ngomong apa ya?)" pikir Sheiji.. berusaha mengingat kejadian di markas.

-Flash Back-

" aku pergi misi dulu ya anak buah" pamit sheiji disertai tendangan mematikan yuna . dilanjut jitakan ichii dan Mitch. Dan tonjokan dari yuri dan yuuko.

"sejak kapan kita jadi anak buah mu the Baka Leader. Gua juga masauk kesini gara gara dipaksa masuk sama the baka nii-san!" omel yuna dgn nada yg kesal.

"wew... gua juga dipaksa kali untuk ajak lu karna lu kan jago ngedaliin deathscthye dan serangan lu yg bisa dibilang danger" seru yuri sambil sweatdrop.

"sudah yuna jangan marah marah mulu ntar cepet tua lho." Ujar yuuko untuk menenangkan yunna sebelum dia over angry lg.

"heh...walau gua marah marah mulu gak bakalan tua , yuuko nee-san." Ujar yuna dgn sombong.

"*sweat drop* ya, aku mengerti kok..." ujar yuuko mengalah.

" yuuko nee-san, yuna bukan anak kecil! Tdk usah mengalah kale. Ini adalah fakta jadi gak usah mengalah karna takut aku over lagi!" ujar yuna kesal karna masih dianggap anak kecil.

"...masa? kok badan lu kok masih pendek?" ujar yuri meprovokator yuna.

" apaaa kata lu kontet(pendek)! Lu gk nyadar gua setinggi leher lu Kontet! Lihat badan lu ukur sono sama the baka leader dan ichii. Lu paling pendek diantara semua laki laki disini!" ujar yuna kesal.

Dan pada akhirnya perang mulut 2 saudara itu masih berlanjut yuuko, ichii dan mitch berusaha melerai mereka sambil sweatdrop karna gak pernah akur. Sheiji yg ikutan sweatdrop lebih memilih kabur dan menjalani misi agar gk kena imbasnya serangan yuna dan yuri + ingin cepat cepat selesai dan tidur dikamarnya sambil nonton film kesukaan nya sinetron Putri nabila.

"mau kemana , sheiji" ujar mitch sambil mendeathglarekan Sheiji. "haha...ha...aku hanya mau pergi menjalani misi dulu. ku serahkan sisanya kekamu... bye~bye-" sebelum melanjutkan kata katanya dan lari dia udh ditahan oleh mitch. " *gulp* a...ada...a...pa... mitch...?" ujar Sheiji terbata-bata. "*smilling* gak hanya memberi pesan kekamu" ujar mitch sambil tersenyum membuat sheiji merinding. "jangan gegabah! Jangan ceroboh! Jangan kaya anak kecil ingat kau udh berumur 18 tahun! Jangan melakukan aneh aneh! Bla...bla...bla..." pesan mitch panjang lebar sekitar 3jam sampai-sampai sheiji yg harusnya mendengarkan pesannya sampai tertidur. yuna yg sudah malas mendengar ocehan mitch walau bukan untuk nya tapi kedengaran sehingga ia main PS 2 dgn game kesukaannya begitu pula si yuri. yuuko yg sweatdrop melihat sepasang kekasih yg sebelah pihak ngoceh-ngoceh GaJe dan lain pihak tidur (mitch x Sheiji). ichii yg udah hilang sejam yg lalu untuk menjenguk pacarnya di rumah sakit.

"mengerti" ujar mitch mengakhiri pesannya yg sekitar 3jam 30 menit. " yaaaa..." ujar Sheiji lemas karna bosan." " bagus... ingat ya kata kata ku tadi ,kay" ujar mitch dan pergi meninggal kan sheiji yg udah Tidur.

-Flash back _end_-

"hmm... tau ah pusing" pikir Sheiji sambil memegang kepalanya karena pusing dan memasukan tangannya ke kantong celana dan membuka sebuah kertas. " hmm... misi sekarang adalah..." ujarnya lagi sambil membaca tulisan kertas itu. " !" " a-apa menyelamatkan de,desa ini? Dari para Mafia? Geez... yg buat tugas beginian gila kali ya?" teriak dia tdk percaya apa yg dia baca. "tunggu... yg nulis kan aku, kenapa aku ngoceh ngoceh sendiri ya?"ujar dia ketika sadar.

"..."

"..."

"..."

" KYAAAAAAAAAAAA!" sebuah teriakan keras mebuat Sheiji hampir melepaskan kertas itu. Dan belari arah suara keras itu ka karena penasaran apa yg terjadi.

In the Forest Near Village.

Seorang gadis berambut krim sedang terjatuh dan menangis minta tolong. Gadis itu dikelilingi segerombolan yg mirip mafia dan di depan gadis itu terdapat seorang yg keliatannya bos dari para mafia itu.

"claimentie, kau harus menikah denganku! Atau kupaksa kau?" jawab lelaki yg bergaya ala boss. " tidak mau!" teriak gadis yg sepertinya bernama claimentie. "kauuu... kau harus menikah denganku!" teriak pria itu dgn kesal nya.

"hajar dia sampai dia mau menikah dengan ku!" teriak pria itu memerintah. "oke boss" teriak gerombolan itu dan belari kearah gadis itu. "kyaaaa!" teriak claimentie sambil menutup matanya.

.

.

.

DUAAAK!

"!" " heh menyerang seorang gadis tdk berdaya? Apa kalian ini laki laki hah?" terdengar suara seorang laki laki yg menyebabkan semuanya kaget melihat laki laki itu menyerang salah satu yg paling dekat dengan gadis itu.

" Siapa Kau!beraninya menghalangi ku!" ujar boss mafia itu dengan kesalnya. " aku adalah Sheiji Ketua E-" tiba tiba sheiji mengingat kata kata terakhir mitch yaitu adalah jangan membuka kedok kalau dia EL. "ehm... maksudku aku adalah Sheiji" ujar sheiji. " kenapa kau menyerang gadis tak berdaya, Badan Babon" ujar sheiji mengejek. " babon katamu...grrrr... bunuh diaaa!" ujar boss mafia itu dgn kesalnya. " fufufu...kuselesaikan dalam 5 detik" ujar sheiji sombong.

.DUAK!

. TRING!

.TRANG!

.CRAT!

.DUAR!

.BAK!

.BUK!

-WAIT A SECOND-

"kau kalah ,babon" ujar sheiji sambil tetap memegang pedangnya yg hampir mengenai si ketua boss mafia itu. " tidak mungkin mafia mafia ku sangat terkuat didesa ini! Siapa kau?" ujar boss mafia itu. " sudah kukatakan aku Sheiji!" ujar sheiji dgn kesalnya. "hmph...kuingat kau akan kubunuh kau dan kau claimentie jika kau tdk menikah dgn ku desa ini akan kuhancurkan" ujar boss mafia itu mengancam. " weeee... pergi sana babon!" ujar sheji sambil mengulur lidah nya ke boss mafia itu yg sudah jauh di pandangan mata.

" kau gak apa apa?" ujar sheiji melihat kondisi gadis itu terluka walau Cuma lecet. " a..aku gak a..apa apa " ujar gadis itu sambil blushing.

" hahaha panggil aku sheiji ummm..." ujar sheiji. "namaku claimentie" ujar claimentie. " hahaha... baiklah claimentie salam kenal" ujar sheiji sambil mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan.

"kau pasti belum menemukan penginapan kan?" tanya claimentie. " belum" kata sheiji menjawab pertanyaan claimentie. " bagus gimana kalau kamu menginap dirumah ku , ya sebagai balas budi yg tadi pasti kakek ku tdk keberatan" kata claimentie antusias. " wah makasih banyak, claimentie-chan" ujar sheiji senang.

Di rumah kepala desa

Terlihat seorang kakek yg berjenggot putih sedang berbicara dgnb sheiji diruang makan sambil makan dia berkata "terimakasih sudah menyelamatkan cucu ku ini" "gak apa apa kok hanya kebetulan lewat" kata Sheiji tersipi-sipu (maklum jarang ada org berterimakasih kepadanya) " ngomong ngomong kau ke forggoten village untuk apa , sheiji-kun" tanya claimentie kepada sheiji.

.DEG!

"(apa yg harus kujawab masa aku harus jawab ada misi disini )" pikir sheiji dalam hati. "ehem...saya kesini karena ada urusan kok" ujar sheiji setengah berbohong. " urusan apa?" tanya claimentie lagi.

DEG!

"maaf kau sebaiknya jangan menanya kan ini lebih jauh ,claimentie pasti dia punya urusan pribadi yg gak bisa dia kasih tau" nasihat kakek itu. "(bagus kakek kepala desa hampir saja aku mati di tanya sama dia soal ini)" ujar sheiji dalam hati. "oke,kakek" ujar claimentie "maaf ya Sheiji – kun" "gak apa apa kok"kata sheiji sambil tersenyum. " sudah jam 11 malam kau tidur lah claimentie kakek masih ada urusan sama sheiji" kata kakek itu. "oke ,kakek'' claimentie menurutin kakeknya.

Sesudah claimentie masuk kamarnya sang kakek berkata " sudah lama gak ketemu ketua Enternal Life" kata kakek itu membuat sheiji kaget. "tdk usah kaget sheiji kau tdk berubah sama sekali ya?" "!...Jake? wow sudah lama gak ketemu jake kau sudah tua ya?" kata sheiji. "tentu saja kau kan immortal sama seperti mitch,Ichii,si 2saudara iblis Yuna dan Yuri, Rika dan Sherli kalau aku berbeda the leader baka" kata jake. "wah kau masih tetap mengejek ku ya , jake!" ujar sheiji dgn kesalnya

Mereka berbincang bincang sampai jam 5 fajar.

JAM 10 PAGI

"KYAAAAAA! TOLONG SIAPA SAJA" teriakan seseorang minta tolong membuat sheiji kaget dan bangun dari tidurnya . dia mendengar diluar rumah ramai sekali sehingga dia keluar karena penasaran. Dia melihat gerombolan mafia itu membuat masalah lagi + lagi itu di pasar "*sigh* ganggu aja tuh mafia lagi enak enakkan mimpiin Mitch" pikir sheiji dgn kesalnya. Dan sheiji pun siap menyerang mafia itu agar kapok dan secepatnya bisa menyelesaikan misi.

.Duak!

.PRANG!

.CRAT!

.BUAK!

10 menit kemudian mafia mafia itu sudah menjadi mayat " kalian gak apa apa" tanya sheiji kepada sekumpulan warga yg terluka " terimakasih banyak kami tidak apa apa"

"wow kau sangat kuat ya ,sheiji" kata claimentie kagum. "terimakasih" ujar sheiji.

"hmm... mafia itu pasti akan merepotkan lagi besok. hari ini musti kutuntas kan saja kali ya"ujar sheiji pelan. "kau bilang apa sheiji" tanya claimentie. " tidak ada apa apa kok...aku pergi dulu ada urusan" ujar sheiji sambil pergi entah kemana.

"..." " kau pasti mendengar percakapan kami tadi malam ya?,claimentie" ujar jake dgn muka marah. "maaf kakek... aku gak sengaja mendengarnya... tapi apa benar sheiji ketua EL yg jahat itu... kalau iya kenapa dia membantu orang orang?" tanya Claimentie. "dia tidak jahat mereka(EL) melakukan hal itu untuk menstabil kan Revania , clai" kata jake dgn bijak. Dan menceritakan tujuan utama sheiji forggoten village.

"...aku mengerti ... kakek aku pergi dulu mengejar sheiji aku akan membantunya melawan mafia i-"kata claimentie dipotong olh jake. "tidak usah dia bisa sendiri kau akan bisa membantu nya dgn..." jake membisik sesuatu kepada mitch.

DI MARKAS MAFIA

Didepan markas itu banyak mayat bergeletakan, darah dimana mana nasib semuanya naas . di lorong markas itu terdapat sosok seorang laki laki berambut coklat dan kacamata di kepala(kaya org di pantai kacamatanya taruh di kepala)sambil memegang pedang yang berlumuran darah. "*sigh* sampai kapan sih aku bisa sampai ketempat boss mafia ini? Mustinya kubunuh saja waktu itu biar cepat selesai'' keluh sheiji.

"Siapa yg disana!" "uh-oh aku keliatannya ketahuan lagi"pikir sheiji. "*sigh* harus melawan lagi deh... cape...nya" keluh sheiji lagi. Dan derap kaki semakin lama semakin terdengar menandakan para mafia itu hampir mendekat dimana tempat sheiji berada. Dan akhirnya...

"Siapa kau? Mau apa kau disini?" tanya seorang mafia. "*Evil Grins* aku disini untuk membunuh kalian semua yg merepotkan ini" kata sheiji dengan tatapan membunuh. Dalam hitungan 1 detik dia sudah menyerang seseorang mafia sampai terbelah menjadi 2. " orang ini!" teriak gerombolan mafia itu dan menyerang sheiji. Dengan cekatan dia menghindari serangan yg bertubi-tubi sampai-sampai tidak terkena sedikit pun.

"kuselesaikan saja gerombolan merepotkan ini*evil laugh*" tawa sheiji yg membuat bulu kuduk merinding. " apa kata-"sebelum mengatakan apa-apa 5 dari gerombolan itu tercincang.

"!"

"matilah kalian!" teriak sheiji. Dan tiba tiba sheiji mengeluarkan aura gelap dan dalam sekejab semua nya tercincang menjadi beberapa bagian.

Di dalam suatu ruangan

Seorang mafia yg berbadan besar dan bergaya boss sedang duduk sambil khawatir karena markas nya diserang tiba-tiba + lg banyak yang mati. Tiba tiba pintu terbuka dan suara yg membuat dia kaget dan takut

"ah, ternyata disini kau ,babon *sigh* cape sekali muter muter nyari ruangan ini. markas ini besar ya walau lebih kecil dari markas ku*evil grin*" senyum sheiji yg menyeram kan membuat boss mafia ini ketakutan dan untung menyiapkan senjata untuk menyerang sheiji tiba tiba. Tapi...

TRANG!

"kau tidak akan menipu ku walau kau menyebunyikannya dari ku ,babon" tawa sheiji. "ka,kau itu manusia kan? Kenapa kau bisa ta,tau? Si,siapa kau se,sebenarnya!" kata-kata boss mafia ini terbata-bata karna ketakutan.

Tiba tiba sheiji tertawa dgn keras dan beraura jahat. "*Evil Laugh* aku adalah Sheiji ketua Enternal Life ,babon."

"!"

"enternal li-" kata kata boss mafia ini terpotong karena badannya sudah terbagi menjadi 4 bagian dan darahnya keluar dengan deras sehingga sheiji kena darahnya dan berlumuran darah. "*sigh* kalau keluar sambil berlumuran darah begini mana bisa" keluh dia sambil keluar ruangan.

Di Luar Markas mafia

"!"

"pasti kaget kan kau lihat dia disini? Dia sudah tau kau EL karna menguping kita berbicara tadi malam" kata Jake sambil menjitak kepala Claimentie. "aww... sakit kakek! Oh ya sheiji-kun aku hari ini ingin masuk ke EL boleh?"tanya claimentie. " waaaah boleh boleh makin banyak anggota makin seruu" ujar Sheiji sambil menjabat tangan claimentie sehingga membuatnya blush.

"she,sheiji-kun sebenarnya aku su—" kata kata claimentie terpotong karena teriakan Sheiji. "aaaaaaaaaaahhhhhhh! Hadiah yg kubeli untuk Mitch! Hancurrr!"teriak sheiji sambil memegang sepasang kalung hati yg retak.. tindakan sheiji ini membuat claimentie kaget dan syok berat " di, dia sudah ada pacar?" pikir claimentie kaget. Melihat kelakuan mantan ketuanya dan cucunya membuat jake geleng geleng kepala "dasar anak muda" pikir jake

Author : selesai juga~~~ cape banget ngetiknya.

Sheiji : hah untung aja gua perannya gak ada yg tersiksa malah aksi hero yg ada.

Yuna : andai saja si baka leader ada yg tersiksa. Pasti seru!

Author : tenang yuna nanti chap 3 kalau bisa.!

Yuri : amat hidup lu sheiji

Author : tapi chap 3 lu giliran lu,yuri

Yuri : (moga moga aja gk ada apaan dari author sarap ini)

Author : ok selesain dulu bagian extra ini , ini ada bagian extra tentang ciri-ciri mereka walau ada beberapa.

Sheiji hanamura

Age : 18 tahun

Golongan darah : o

Rambut: coklat

Mata: coklat

Senjata : pedang

Warna kesukaan : Cokelat

Likes : mitch , kue , santai

.

Mitch Mighty

Age : 16 tahun

Golongan : A

Rambut : kuning keemasan

Mata : kuning kebiruan

Senjata : tongkat sihir

Favorite colour: Yellow

Likes : Sheiji, memasak , menata rambut

.

Ichii Ichirou

Age : 16 tahun

Golongan : B

Rambut : biru muda

Mata : biru muda

Senjata: pedang

Favorite colour :light blue

Likes: Rika , And Cookies

.

Yuuko amagi

Age : 16 tahun

Golongan: AB

Rambut : orange

Mata: orange kekuningan

Senjata : tongkat sihir berbentuk

Favorite : orange

Likes : memasak , mandi , shusi , dan yuri

.

Yuri Kurogane

Age : 17 tahun

Golongan : B

Rambut : hitam gelap

Mata: hitam kebiruan

Senjata : Big sword

Favorite : Merah

Likes : Yuuko , bercanda ,makan , tidur

.

Yuna Kurogane

Age : 15 tahun

Golongan : AB

Rambut : hitam gelap

Mata : hitam kebiruan

Senjata : death styche

Favorite : Hitam

Likes : nasi kari , tidur ,nyantai , makan , mengganggu org .

.

.

See you