Mawar Hitam

Ditulis oleh : Noella Marsha

.

.

.

Kau bagaikan mawar

Menarik seribu pasang mata insan

Dengan kelopak berwarna merah marun itu

Yang memekar sempurna, menebar pesona

Embun pun enggan beranjak dari daunmu

Yang runcing dengan sisi zig zag

Wewangian apa yang kau pakai, wahai mawar?

Memikat hingga ke relung hati terdalam

Bahkan saat ku tak melihatmu, aku hampir bisa menciummu

Ya, hampir

Kau hanya sekedar mawar

Setangkai racun yang diletak di tengah taman kelamnya dunia

Mengerling pada sejuta insan 'tuk berebut dapatkanmu

Melambai 'tuk mengundang mangsa bodoh dan idiot

Seperti aku

Indah, namun semu, fana, tak nyata

Namun, tetap kupuja keindahan itu

Kupuja kelopak merah ranummu yang bagai darah

Tercurah dari hatiku yang tersayat melihatmu

Kukagumi tiap duri yang melekat di batangmu

Yang mengoyak sanubariku

Aku yang bodoh ini, mencintaimu terlalu dalam.

Namun cintaku tak pernah cukup untukmu.

Manis didominasi rasa pahit

Itukah wewangianmu?

Terasa tak asing di dada yang hampa ini

Hatiku yang sudah retak itu kau injak serpihannya

Dan aku yang buta dengan tangan berdarah-darah

Berusaha mengumpulkannya kembali

Apalah daya, hasrat ingin takdir berkata lain

Aku patah hati.

Adakah cinta yang lebih menyakitkan dari ini, wahai mawar?