Ambivalen

© Alitheia

;

Aku kontradiksi

Terjebak dalam ambivalensi—

antara mencintai dan membenci

.

Kau—mendatangkan suam

Sekaligus mengundang pitam

Menghujamiku siang dan malam

.

Kau—membawa kebahagiaan

Serta tangisan

Dalam setiap lisan dan tulisan

.

Kau—peduli

Entah buatan atau alami

Tapi tetap aku takut membohongi diri sendiri

.

Kau—apa maumu?

Apa tujuanmu?

Apa maksudmu?

.

Kau—yang punya hati,

kalau memang benar menyayangi,

kenapa terus-terusan menyakiti?

.

Aku takut, cemas, bimbang

Bagaimana kalau semuanya hanyalah harapan yang mengambang?

Dan aku tenggelam ke dalamnya; dibuang

.

Aku—pasti akan—harus berkorban

Tapi kapan? Oh Tuhan,

tolonglah aku yang dililit keresahan

.

Sekarang tinggal aku saja di sini

Memikirkan perasaanku saat ini

Dan segala konsekuensi yang akan kuterima nanti

.

.

.

/

ambivalen: perasaan yang saling bertentangan terhadap suatu situasi atau seseorang (seperti mencintai sekaligus membenci orang yang sama)


A/N: ... asdfghjkl. Saya curhat lagi. ; _ ;

Adakah yang sudi me-review benda abal ini? Setiap komentar, saran, kritik, dan kesan akan sangat dihargai dan saya terima dengan senang hati. C: