Sebuah Hidangan Yang Murni

(x)

Sebuah hidangan makanan yang hanya tersedia oleh kaum bangsawan
Dengan daging yang penuh dengan pemikiran yang kotor
Gelas dilumuri oleh emas dan sendok perak yang bersinar
Di dalam gelas itu terdapat beribu masalah
Darah segar tersedia hanya diperuntukkan bagi mereka saja

Aroma masakan yang baru saja dibuat
Tercium untuk memenuhi permintaan mereka
Nyanyian dari perut mereka segera terlaksanakan
Tanpa berpikir panjang mereka memakannya begitu rakusnya
Seperti seekor tikus yang kehilangan akalnya

Aku tak akan ketinggalan untuk santapan selezat ini
Pertama, yang mana akan aku potong terlebih dahulu?
Kaki, mata, perut, usus, otak, atau bibir itu?
Semuanya terlihat enak, semuanya terlihat memuakkan
Aku hanya ingin makanan yang benar-benar murni!

Warna merah itu begitu indah
Keluar dari tubuh seseorang yang baru saja aku korbankan
Seperti perawan yang baru saja mekar dengan indahnya
Membelokkan kenyataan, terbantainya kewarasan
Sekali lagi aku hanya ingin mencicipinya
Memuntahkannya kembali maka akan sia-sia saja aku berada di sini

Sepertinya kita kehabisan bahan makanan,
Karena selain itu mereka adalah sampah yang harus dimusnahkan
Nyanyian-nyanyian yang tidak bisa dihentikan
Kembali berulang waktu di jam dinding
Dan mereka ingin memintanya lagiā€¦

Hanya kau kali ini yang bisa memuaskan diriku
Permukaan kulit yang lembut, bersih dan tidak ada noda
Itu hal yang paling kusukai dari dirimu
Dengan mata berkilauan itu,
Aku hanya bisa tertawa kecil di dalam hatiku

Sekarang, mari kita masak bahannya!


a/note: Kacau sekali ini puisi -_-;; Gara-gara keseringan dengerin lagu Jinsei Bimi Raisan kali ya orz