Delusi menjulurkan aura kelam mendalam

Menyeretnya perlahan-lahan

Sedikit demi sedikit, detik demi detik

Mengabaikan setiap jeritan

Mengabaikan setiap permohonan

Untuk terus terjaga dan terbebas

.

.

.

Terjebak di dasar kolam derita

Tak bisa keluar, apalagi kembali

Terjerat oleh seluruh kebencian dan keirihatian

Berharap semua itu bisa dimiliki kembali

Sekali lagi, itu hanya mimpi

Yang tak mungkin diraih, tak mungkin dicapai

.

.

.

Ya, itu hanyalah sebuah angan-angan klasik

Hanyalah sebuah angan-angan sederhana

Tapi, tak sesederhana kenyataan

Yang lebih pahit, yang lebih kelam

Seakan-akan tersedot ke dalam jurang tak berdasar

.

.

.

Melepas memang selalu lebih sulit daripada menerima

Ditinggalkan memang selalu lebih menyakitkan daripada meninggalkan

Sesal memang selalu menyusul dan sampai paling akhir

.

.

.

Dan sesal tak akan mengubah segalanya

.

.

.


nyoba lagi, nyoba lagi... :3

Mind to review?