mengapa aku tidak punya kamar?
aku seorang remaja dan remaja
selalu merasa putus asa,
menangis tanpa alasan,
sedih menyeruak setiap detik

aku butuh kamar
cukup tiga kali empat meter
hanya untuk mengurung diri
dari perasaan remaja
yang terlalu rapuh

atau mungkin aku yang butuh terapi kejiwaan:
pelukan dari seseorang
atau sekedar suara hujan mengetuk jendela;
cukup untuk menenangkan diriku yang terkunci di luar
dunia yang takkan pernah diam

fucking puberty.