Dibuat bersama salah seorang teman sebangku saya waktu menduduki kelas sepuluh silam. :)

Selamat membaca, ya! ^_^

.

#~**~#

KABUT HATI

(Rindu mendesak menimbulkan sesak kendati terlalu abstrak)

.

Semilir angin dingin berhembus

Menggulirkan daun-daun kering yang reras meranggas

Sempat menyeruak dalam hati

Rasa rindu tiada batas tepi

Kokoh diri perlahan gontai

Menjejaki tapak kakimu yang lenyap

Tersapu debur ombak airmataku

Dan jeritan pilu ini mati

Ditelan sang sunyi

Apakah kau tahu rasaku?

Mampukah kau lihat luka di hatiku?

Mungkinkah kau kecap pedih?

Maukah kau rasa rindu?

Namun… adakah kau ingat aku?

.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

.

Hei, aku rindu seseorang yang bahkan mungkin sudah tidak ingat diriku lagi. Bodoh, ya? :')

.

Terima kasih sudah menyempatkan membaca. Kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan kehadirannya! ^_^

.

Sweet smile,

Light of Leviathan (LoL)