Nah, yang ini saya buat ketika saya merasa kesal pada ehem-ehem-ada-deh. Haah… *sigh*

Selamat membaca, ya! ^_^

#~**~#

.

LET ME GO

(…sebab aku telah lelah menghadapi kalian yang konsisten melangkah tiada arah.)

.

Ketika aksara tiada lagi ada

Maka tak lagi realita 'kan terungkap

Tatkala upaya tak lagi dicoba

Karena itulah fakta tiada nian terucap

Pernah dengar kata dilema?

Apa situasi dan kondisi yang meliputi atmosfer sepetak ruang ini dan tengah dialami olehku… adalah dilema?

Hendak membantu, tapi hanya mampu membatu.

Ingin perform bagus, namun justru membakar ekspetasiku hingga hangus.

Sudahlah, sudah cukup.

Andaikata enggan, janganlah dipaksakan.

Jikalau tak mau, teruslah terpaku.

Biarkanlah aku maju, karena aku telah lelah menunggu dengan hanya duduk termangu.

Karena yang ruang pandangku pantau

Hanyalah sekelumit rutinitas kacau

Tolong, jangan buang waktuku lagi.

Tolong, jangan patahkan hati ini.

Tolong jangan menjejalkan kekecewaan padaku lagi.

Biarkanlah aku melangkah, kendati persona-persona naïf ini tiada pemandu dan hilang arah.

Hingga atensi buyar, tatkala terfokus pada siluetku yang pudar dibayangi tapak senja realita.

Suatu hari, 'kan terjejak jiwa-ragaku pada hari yang kunanti.

Ketika gumpalan awan berarak, indah menghias langit biru.

Nanti… entah kapan namun pasti.

.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

.

Pantang menjadi beban untuk orang lain, oke? :)

.

Terima kasih sudah menyempatkan membaca. Kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan kehadirannya! ^_^

.

Sweet smile,

Light of Leviathan (LoL)