Kisahku… teramat galau, hihihi. :')

Selamat membaca, ya! ^_^

.

#~**~#

.

PAGI MENDUNG

(Cuaca, sang pengawal pemegang awal kuasa atas selubung kisah kita yang murung.)

.

Pagi itu mendung

Tiada payung

Tersergap malas diri ini 'tuk bertudung

Malang absolut senantiasa merundung

Sekadar 'tuk temukan sandaran berlindung

.

Dan hujan merintik

Timbul suara tik tik tik

Selaras dengan airmata yang menitik

Di atas tombol keyboard sederet kata terketik

.

Tercurah sepenggal cerita tentang tertindas

Perasaan tulus ini bahkan tak menuai seutas pun balas

Secarik asa kian kandas

Reras pedihnya kecewa tanpa tilik batas

.

Lalu tubuh itu bersimpuh

Sosok itu mendongak menatap nanar diri ini yang rapuh

Menghendaki secuil luluh

Mengemis seulur simpati agar luruh

Namun konklusi percaya telah runtuh

Layaknya sang waktu konstan bergulir teguh

.

Dan pagi ini mendung

Aku berjalan telusuri mozaik kenangan

Kutemukan kau menerawangiku seakan berangan

Dengan hunjaman tatapan sarat harapan

Seperti yang dulu selalu padamu kusiratkan

.

Lesu kau menggumam, "Hai."

Kelu lidahku melontar empati, "Hei."

.

Menggeleng diriku teriring seulas senyum

Kau mengangguk maklum

Ternyata kita sama-sama mahfum

.

Lalu rinai hujan berderai

Kali ini langkahku terayun santai

Relasi ini lugas usai

Mungkin nanti keteguhan hati ini akan digerogoti skeptis nan gontai

.

Ketika kau tak lagi diombang-ambing gelombang bimbang

Saat aku kuat menyeruak dari jurang patah arang

.

Probabilitas absurd kita akan bersua lagi

Tatkala jalur yang kita tapaki

Bersimpangan tanpa dilekati nisbi

Andai kau telah dilingkupi determinasi

Andai aku lebih diliputi percaya diri

Manisfestasi realita proyeksi mimpi

.

Dan jikalau bayang-bayang galau ini

Bukanlah sekadar imajinasi

Atau delusi akibat depresi

Alangkah bahagia hati

.

Tiada lagi dirongrong nestapa

Takkan lagi terjerumus nelangsa

.

Aku berani prediksi

Hari itu laksana mimpi

Dimulai tanpa mencecap pahit di suatu pagi

Melainkan pagi berlimpah radiasi hangat mentari

.

Dan hujan pun berhenti

Tawa ini mati dilahap sunyi

Kendati tiada terpungkiri

.

Koneksi antara kita digurati getirnya murung

Segetir realita seluruh kisah sendu kita dimulai di suatu pagi mendung

.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

.

Dan sekarang aku yang merindu padamu…

.

Terima kasih sudah menyempatkan membaca. Kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan kehadirannya! ^_^

.

Sweet smile,

Light of Leviathan (LoL)