Kretek Keempat

Oleh: Nama Saya Putri

Sudah rokok kretek keempat diisap oleh si bapak tua yang menunggu senja dalam dekapan. Komplek perumahan yang didominasi rumah khas belanda tersebut menyiratkan sejuta keangkeran dan kedamaian. Ada kebahagiaan menggantung di sana.

Bapak tua memandang lurus ke depan, melihat mobil berlalu di hadapannya yang hanya dibatasi pagar dan halaman dengan jalan. Bau kretek yang tajam namun menghangatkan, terembus angin sore yang sudah semakin pekat. Burung senja telah mengepakkan sayapnya menuju jalan pulang.

Bapak tua itu menghembuskan nafas, teringat kenangan-kenangan masa kecil, muda, dewasa, dan beranjak renta di kepalanya sambil terus mengisap kreteknya. Telah ia lalui beratus juta detik hingga saat ini, ia memegang rokoknya dengan tangan yang sama. Telah beratus juta detik hingga ia sadar telah menikmati perubahan zaman yang radikal. Telah beratus juta detik hingga ia sadar seberapa lama ia telah mengisap rokok kretek yang ia pegang hingga sekarang.

Dari sekian ratus juta detik, yang ia tahu ia tak pernah lagi minum kopi ketika merokok. Ia juga tak pernah bercinta sejak 1147910400000 detik yang lalu. Dari sekian ratus juta detik ia tahu, ia bukanlah orang yang sama tiap detiknya. Tiap pergantian angka, secara objektif dan subjektif, ia akan selalu merasa berbeda dari dirinya sedetik yang lalu.

Rokok kretek itu masih diisapnya perlahan; giginya mulai keropos, menghitam di beberapa tempat. Senja sudah mencapai setengah badan. Ia menarik nafas, panjang. Diisapnya lagi rokok kretek keempatnya lalu ditinggalkannya diam di kedua jarinya yang keriput.

Nafasnya tak lega. Masih ada senja berikutnya yang harus ia habiskan dengan rokok kreteknya. Dan hitungan senjanya selalu berhenti di rokok keempat.


Author note's(s):

1. Cerita ini hanya selingan ringan saja bagi saya dari setumpuk tugas dan ulangan saya. Hehe. Maklum, saya masih beradaptasi dengan lingkungan sekolah baru saya.

2. Saya menulis ini dalam keadaan ngantuk berat!

3. Cover image saya ambil dari google berdasarkan link dari kompasiana :D