Chalice : Baiklah, kita mulai saja Fic gaje saya XD.

Disclaimer : Ehem... maaf saya kebisaan di FFN jadi ngetik disclaimer, tapi karena terlanjur saya mau bilang kalau... Fic ini milik chalice XD.

Warning : GaJe, Abal, TYPO,Lebay, kaga jelas, kaga nyambung, dll.

~happy Reading~


"Sebenarnya saya memanggil kalian kesini adalah..." ucap sang ratu ngegantung.

10 knight yang disana menunggu dengan tegang

"Tolong carikan aku pink (?) apple yang banyak, katanya itu bagus buat kesehatan" ucap sang ratu sambil pura-pura batuk.

Semua yang disana hanya jatuh ala anime.

"ASTAGA! YANG MULIA! ANDA HANYA MEMANGGIL PARA KNIGHT HANYA UNTUK MENCARI APPLE BERWARNA PINK ITU?! ASTAGA INI PENGHINAAN!" teriak Rine sambil bersiap ngeluarin Biola alias pengen menyerang sang ratu.

"Rine! Sadar! sadarlah nak, kita ada didepan yang mulia!" teriak Mira dan Anise melihat temannya teriak-teriak gaje sambil berusaha menahan Rine agar tidak ngebunuh ratu

Yang mulia?

Bukannya marah malahan dia hanya tersenyum... dasar ratu edan *chalice di bunuh 10 knight*

"Sudah, aku minta kalian carikan, soalnya *cough* kesehatan ku memburuk, aku yakin apple pink yang terkenal karena berguna untuk jadi obat murjarab pasti bisa menyembuhkan ku *cough*" ucap sang ratu sambil batuk-batuk dan tanpa sengaja (atau sengaja ya?) hampir jatuh dari tempat duduk.

"RATUUUUU!" teriak mereka (min Ryukito, Asura) penuh khawatir.

"Karena itu tolong carikan" ucap sang ratu dengan tetesan air mata buaya (?)

"OKEEEE!" teriak mereka pasrah (min Ryukito dan asura)

"Bagus" ucap sang ratu dengan smilling "Dan pergi kalian hush, hush" lanjut sang ratu ngusir.

10 knight hanya sweadropped berjamaah.

'Bilang saja anda mau makan tuh buah karena pernah mendengar buah itu manis banget rasanya' batin Ryukito dan Asura bersamaan.

Dan 10 knight itu pergi.

mereka sekarang ada di depan pintu masuk ke ruangan singasana ratu.

"Uwaaah! kupikir misi kali ini seperti waktu itu, ngebunuh para orge dan gargolyene! KENAPA HARUS MENCARI BUAH LANGKA ITUUUU! GIMANA KALAU KITA TIDAK NEMUIN TUH BUAAAH!" teriak Yuri frustasi sambil cakar-cakar tembok, udah kaya kucing mau melahirkan (?) *chalice di tebas*

"Sama, kupikir misi kali ini lebih susah, soalnya ngumpulin 10 knight sih... ternyata nyari tuh buah... nasib... nasib..." ucap Lire sambil pundung dan nyakar-nyakar dinding sama kaya Yuri.

'Ternyata lire bisa sama dengan Yuri frustasinya...' batin semuanya sambil sweadropped.

"BAGAIMANA INI SHEIJIII! AKU TAKUT KITA TIDAK NEMUIN TUH BUAH, KITA BISA-BISA DI HUKUM JADI BABU SEHARI DI ISTANA! (Chalice : eh, babu? kupikir di hukum melakukan seppuku/ Yuri : Yah kaga mungkin yang mulia menyuruh kami bunuh diri! dia masih sayang kami!/ Ratu : *angguk-angguk setuju*)" Teriak Yuri dan langsung memeluk Sheiji.

"HUWAAAA! TOBAT GUA! TOBAT DAH GUA! APA DOSA KU SEHINGGA PUNYA SAHABAT MASA KECIL YANG TERNYATA HOMOOOOOO!" teriak Sheiji dan nendang Yuri lalu bersembunyi di belakang meja yang diatasnya terdapat vas yang mewah.

"Sheiji mah gitu~" ucap Yuri dengan nada banci (Yuri : CHALICEEE! AKU BUKAN BANCIIIII! *Nodongin pedang ke chalice* Yuna, bunuh chalice!/ Yuna : as you wish, nii-san~ *ngeluarin death sctye*/ Chalice : *kabur*)

Semuanya hanya sweadropped berjamaah melihat dua mahluk ini (*chalice di bunuh*)

"Hei...!" terdengar sebuah suara yang membuat Yuri langsung terperanjat kaget.

"Hei, Sheiji... kalau ada adek gua bilang gue lagi tepar, oke?" ucap Yuri dengan perkataan sedengnya.

Sheiji hanya cengo lalu angguk-angguk.

Dan dalam detik itu juga Yuri langsung pura-pura tepar

9 knight itu hanya sweadropped melihat teman mereka sedeng tingkat akut.

DRAP! DRAP! DRAP!

Mereka menoleh ke sumber suara dan menemukan gadis berbaju serba hitam yang sering di panggil Death.

"HEEEI! APA KALIAN MELIHAT MY NII-SAN?" tanya Yuna dengan mata kelap-kelip, awas kelilipan *di bunuh*

"Umm... dia lagi tepar..." ucap Sheiji sambil nunjuk Yuri.

"Oh, ya udah... kupinjam Yuri-nii ya" ucap Yuna dan narik rambut Yuri.

Semuanya hanya mengangguk-ngangguk.

"Dah~" ucap Yuna dan pergi sambil nyeret sang kakak.

Sedangkan Yuri menampilkan wajah seperti mengatakan Tolong-aku-aku-tidak-mau-mati...

Semuanya hanya menampilakan wajah seperti mengatakan Semoga-kau-selamat-dari-eksperimen-gila-saudara-mu-itu.

Dan duo kurogane hilang di depan mata, kelihatannya yuna mencast teleport.

hening...

.

.

.

.

.

.

.

"Baiklah, kita membagikan kelompok" ucap Ryukito pada akhirnya dan mengeluarkan sebuah kertas undian.

Ck...ck... Knightnya gaje dan sarap semua ya... undi aja udah kaya anak kecil *di penggal*

"Tangan kiri ku membela Yuri ya!" teriak Anise dijawab anggukan Ryukito.

here we go, deh (penulisan inggris chalice salah) Ralat... the Undian (?)


Kelompok 1 : Sheiji-Yuri

"Apes! masa gua sama temen masa kecil gua yang sarap itu!" teriak Sheji frustasi "GUA PALING TAKUT JIKA SI YUNA NGIKUTIN YURI! BISA-BISA GUA KENA GETAH EKSPERIMENNYA!" lanjutnya sambil mengorek-ngorek lantai.

Semuanya hanya sweadropped.


Kelompok 2 : Lire-Mira.

"THE HELL! Kenapa gua sama si ungu terong ini!" teriak Lire.

"APA MAKSUD LU TERONG HAH?!, MERAAAAH!"

"B'risik, Ungu!"

"MErah!"

"ungu!"

"Merah!"

"Ungu!"

"Merah!"

"Merah kuning hijau dilangit yang biru, jangan lupa ungunya~~" terdengar suara nyanyian Rine...

hening...

.

.

.

.

.

Garing... *chalice di sumpelin biola*


Kelompok 3 : Celestia-Asura.

"Aku bersama gadis supporter ini?" ucap Asura.

"Mo, Mohon bantuannya, semoga aku tidak merepotkan mu kalau kita melawan monster!" ucap Celestia sambil memberi hormat.

Asura hanya mengangguk berati iya.

Oke ini paling normal diantara yang lain.


Kelompok 4 : Anise-Rine

"Mohon dukungannya, Anise~~~" Teriak Rine.

"oke, Rine. aku juga~~" teriak Anise.

Oke, ini lumayan normal


Kelompok 5 : Vanilla-Ryukito.

Vanilla dan Ryukito bengong pas tahu mereka satu kelompok.

"Umm... Ryukito-san, semoga kita bisa berkerja dengan baik, ya" ucap Vanilla sambil mengadahkan tangannya yang berati minta salam.

Ryukito hanya diam saja dan membuang muka.

DEG!

Jantung Vanilla terasa nyaris berhenti.

'Ryukito sudah berubah...' batinnya sedih.

"Baiklah, kita akan berkumpul lagi seminggu lagi di istana ya!" teriak Rine disambut anggukan semuanya.

Chalice bilang ini tidak cocok dipanggil Knight deh tapi anak kecil *chalice di penggal mati*


Esok harinya.

pada pagi hari tepat jam 06 : 00

Di rumah keluarga Shirokawa, terdengar sebuah bel.

TING! TONG!

"Ya tunggu" ucap Vanilla sambil berjalan kepintu dan membukakan pintu.

CKLEK!

Terlihat Ryukito di depan pintu.

"Lho? Ryukito-san, ada apa?" tanya Vanilla.

Ryukito hanya diam saja dan membuang muka dengan muka bersemu merah

"Va, Vanilla-san, Kau... jangan pakai baju seperti itu... ganti baju mu dan kita segera pergi untuk mencari pink apple yang di perintahkan sang ratu" ucapnya sambil tetap membuang mukanya dan muka bersemu merahnya.

Vanilla yang melihat Ryukito seperti itu hanya tersenyum tipis.

'Dia ternyata belum berubah sepenuhnya' batinnya.

"He, Hei! kenapa tersenyum seperti itu! Cepatlah ganti bajumu!" omel Ryukito.

"Baiklah" ucap Vanilla dan dia segera masuk ke dalam rumah.

Ehem, reader penasaran Vanilla pakai baju apa?

Baju terusan itu lho, yang ada talinya cuman kaga ada lengannya lalu roknya sependek paha, sedikit nembus (awas bagi yang hentai! ini kaga Rated M kok!)

Setelah 5 menit berlalu

" ayo kita pergi, eh tunggu kita pertama mencarinya di kota mana dulu?" tanya Vanilla.

Ryukito segera mengeluarkan sebuah peta dan menaruhnya di lantai dan mengamatinnya.

"Hmm... bagaimana kalau kita mulai mencarinya di hutan Folrine, Bagian selatan Kota Xillia, dan musti melewati gurun Goblin dahulu" ucap Ryukito.

"Kenapa musti mencari di hutan itu?" tanya Vanilla.

"Karena itu hutan terdekat jadi kita mencarinya dahulu disana" ucap Ryukito.

Vanilla manggut-manggut mengerti.

"apa kau sudah mempersiapan pembekalan?" tanya Ryukito.

Vanilla mengangguk berati sudah.

"Ya sudah, ayo kita berangkat" ucap Ryukito.

Dan mereka segera berangkat keluar kota.

Diatas atap terlihat dua anak kembar memakai topi, yang satu memakai jubah profesor yang satunya lagi tidak tapi yang tidak memakai jubah profesor itu mirip lelaki.

"Hei, Menurutmu, Goblin itu cocok jadi bahan kaga?" tanya orang yang tidak memakai jubah professor dan gayanya mirip cowo.

"tidak, yang kubilang yang cocok itu gadis yang berambut krim itu, kelihatannya cocok di jadikan bahan eksperimen kita" Ucap gadis memakai jubah profesor

"Tapi, apa Yuna-sensei tidak marah kalau kiita membunuh temannya?" Tanya lelaki itu dengan khawatir

"kitakan membutuhkan otak sesuatu agar bisa menyelesaikan eksperimen Yuna itu" ucap Gadis berjubah professor itu dengan smilling.

"...Terserah kau saja, aku mau berburu Silver Dragon dulu" ucap Lelaki itu dan menghilang.

"Hikona selalu masa bodo ya, baiklah Biar Sukuna yang membunuh gadis krim itu dan ambil otaknya untuk eksperimen yuna-sensei!" teriak Gadis bertopi berjubah professor itu sambil mengepalkan tangannya.


-Dilain tempat-

"Nii-saaaaan! yuna mau ikuuut!" teriak yuna sambil nangis.

"Tidaaak! aku tidak mau gadis psikopat sepertimu ikut! bisa-bisa kami di bedah kamu saat kami tidur lagi!" teriak Sheiji dan Yuri bersamaan.

CRING!

Yuri dan sheiji udah ketakutan melihat Yuna mengeluarkan sesuatu.

"Nii-san~ Sheiji-nii~ Kalian mau dipilih ku bunuh? ku jadikan eksperimen atau ku crossdressing kalian atau mengajakku ikut?" tanya yuna dengan senyum menyeramkan.

'Dewi Abyss! tolong kamiii!' batin Yuri dan Sheiji sambil nangis.

Dan di mansion Kurogane, terdengar 2 buah teriakan meleking.


-Didalam mansion- -Dapur-

Terlihat 2 orang gadis, satu berambut hijau tua dan satunya lagi berambut hijau jade.

"Ara? Yuna-nee udah mau memulai penyiksaannya, Chain-nee?" tanya gadis berambut hijau panjang sepunggung, memakai dua pita berwarna biru di sisi kanan dan kiri.

"aku tidak tahu, Luna. Hm? Kau memasukin garam bukan gula, Luna" ucap Gadis berambut Jade, sepanjang bahu, matanya diperban, sedang mencicipin coklat buatan gadis berambut hijau itu.

"Oh, maaf Nee-san, Luna salah lihat" ucap gadis berambut hijau itu kaget.


-di Ruang tamu-

Terlihat 4 gadis sedang mengganggu 2 orang pria dan 3 orang gadis sedang membaca buku dan 2 orang gadis sedang menonton bersama dua anak kecil satu cowo dan satunya lagi cewe.

"Hueeee! Ryeee-niii! aku takut!" teriak lelaki berambut biru tua, memakai topi beret yang sama dengan Yuna, terlihat berlari-lari bersama lelaki berambut merah darah dan bermata hitam pekat.

"Yang penting kita Lari dari kejaran 4 adik kita yang terkenal gila itu!" Teriak lelaki berambut merah itu.

"4 gadis gila?" tanya Lelaki biru itu.

" Masa kau tidak tahu 4 adik gila dan aneh kita itu?! Itu si Mizuki yang pelupa dan gila itu, Mizuna yang gila itu dan malu-malu kucing yang membuat semua orang bergindik ngeri (?)! Mizuno si Vampire, dan Mizuto si karnibal dan psikopat itu! masa kau lupa adik sendiri sih!" omel lelaki merah itu.

"oh... KARNIBAL?! oh dewi abyss! apa dosaku punya adik-adik yang semuanya abnormal?! dimulai dari 5 kakakku yang abnormal, kini semua adik-adikku juga abnormal, apakah ini kutukan?" tanya Lelaki biru itu sambil memegang sebuah tengkorak.

"...Ren, itu tengkorak, bukan patung dewi Abyss..." ucap Lelaki merah itu sweadropped.

"Rye-nii, aku ini penganut Dewi Soul dan dewi Abyss" ucap Lelaki biru itu dengan mata cling-cling sambil lari lari.

"...Sudah kuduga sebagian dari Kurogane bersaudara ini penganut sesat semua" gumam Lelaki merah itu sambil tetap lari dikejar 4 gadis berambut azure itu.

"Rye-nii~~ Ren-nii~ maukan kami crossdressing~?" tanya gadis diikat dua twintail, berwarna azure dan matanya hitam pekat, memakai baju ala eropa itu, ikat rambutnya memakai pita berenda.

"Ryeeee-niii~ Ren-nii~~ kaliankan immortal~ jadi mau kaga aku hisap darah mu?" tanya Gadis memakai pita dan di tengah-tengahnya terdapat hati retak, berambut azure, bermata hitam, memakai kimono, berambut sepanjang punggung, dan rok kimononya pendek sependek paha (?).

"BUKANNYA KITA SEMUA IMMORTAL?!" teriak lelaki biru dan merah itu

"...Aku mau mencoba rasa daging kalian berdua, aku bosen makan daging Orc di sekitar sini" ucap Gadis berkimono, rambutnya sama dengan gadis memakai pita hati itu cuman pitanya ditengah-tengahnya terdapat tengkorak, rambutnya Azure dan matanya hitam.

"..." Sedangkan gadis berambut Azure, bermata hitam, Rambutnya diikat 1 dengan pita kuning, berbaju ala sailor hanya memilih diam tapi tetap mengejar dua saudaranya

Sedangkan lelaki berambut biru dan merah itu terus berlari mengelilingin ruangan itu dengan teriakan gaje mereka.

Sedangkan 3 gadis yang sedang membaca buku.

"Berisik sekali ya, Xeina-nee?" tanya 2 gadis berambut berwarna mashmallow dan bermata tatapan kosong, cuman gaya rambut mereka berbeda walau fisik mereka sama.

"Iya... apa kita bungkam mulut mereka berenam dengan palu ini?" tanya gadis berambut oren, memakai kacamata. sambil mengeluarkan palu besar yah.. kira-kira sebesar badan orang dewasa atau sebesar Palu Nikki yang di Manakhemia 1.

"...Kelihatannya itu cukup untuk membuat mereka diam" ucap Gadis mashmallow diikat rambut (bukan poni tapi rambut yang ada di samping itu lho) depannya dengan pita berwarna biru.

"Ayo kita bungkam dia" ucap gadis kacamata itu dan mencast sebuah magic.

"...Kubilang jangan... nanti rumah ini hancur" nasehat gadis mashmallow diikat twintail kebawah sambil sweadropped "Kita lanjut baca aja, anggap mereka ber enam itu bukan manusia tapi roh halus"

"..oke" dan mereka berdua melanjutkan baca.

Sedangkan dua gadis dan 2 anak kecil yang sedang nonton.

"Yuri-nii di siksa Yuna-nee ya? kok teriak-teriak gaje begitu" tanya gadis berambut ungu sambil makan.

"Entahlah, tapi aku tidak peduli yuri-nii mati atau kaga, karena itu bukan urusanku" ucap gadis berambut abu-abu dengan cueknya sambil makan coklat.

"Setuju" ucap gadis ungu itu dan makan biskuit.

"Illia Setuju dengan Nee-san" ucap anak perempuan berambut Oren, sambil minum susu coklat

"Aku sih setuju atau tidak masa bodo aja, ini bukan urusanku" ucap anak lelaki , rambutnya berwarna coklat sambil makan coklat.

Singkatnya bagi yang melihat tanggapan sang adik-adik (masih sebagian) yang (senjaga atau tidak sengaja atau pura-pura tidak mendengar) mendengar teriakan sang kakak, Intinya mereka semua tidak peduli sang kakak pertama MATI (?) atau siapapun mati.

Dan apalagi melihat mereka bersaudara yang rata-rata itu perempuan dan cuman ada 5 anak cowo di antara mereka bersaudara.

Jadi yang berpikiran 'enak ya ada Harem di kurogane bersaudara si yuri, Ren, Shou, Kou dan Rye yang bisa merasakan harem...' itu salah! kalian musti ada mental yang kuat untuk menjadi saudara cowo (kecuali Shou yang masih anak kecil) mereka, karena... kalian akan di nistakan, di crossdressing, di siksa dan parahnya di jadikan eksperimen atau di bedah. #chalice di gampar reader karena berisik.

Ada kah yang pernasaran ada berapa Kurogane bersaudara? Kaga ada? ya sudah kita lanjut tapi kalau ada yang penasaran silahkan baca di A/N chalice di paling bawah cerita :P


Di tempat yang lain.

Mira dan Lire ada di stasiun kereta api.

"Hei, kita mau kemana dulu?" tanya Mira.

"Bagaimana kalau ke Kota ruby aja, mungkin ada petunjuk" jawab Lire.

"Kaga, di Kota aquamarine aja" ucap Mira.

"BakaUNGU! Itu di bawah laut! mana mungkin tuh buah numbuh disana! Aneh! kau dijulukin genius magician kok bisa se BAKA ini ya?" cibir Lire.

"Aku TIDAK Baka! BAKAAKA!" Teriak Mira.

"Aku tidak merah, NASU!" teriak Lire.

"Aku bukan terong! mentang-mentang warna rambutku mirip terong! dasar AKA!" teriak Mira.

"Jangan manggil aku MERAH! Dasar Penyihir gadungan!"

"Aku bukan gadungan, Swordman tidak becus!"

"Siapa yang kau bilang tidak becus HAH?!, Magician lemah!"

"KAU! dasar Swordman payah!"

"Aku tidak payah, Magician Murahan!"

"KAU PAYAH, AKA SWORD!"

"HEI SEJAK KAPAN AKU JADI SENJATA?! DASAR NASU HAIR!"

"SEJAK KAPAN RAMBUTKU JADI TERONG HAH, RAMBUT KUDA!"

"MENTANG-MENTANG RAMBUTKU DI IKAT EKOR KUDA KAU MENGEJEKKU RAMBUT KUDA! DASAR TEROOOONG!"

"AKU BUKAN TERONG, AKA!"

"AKU JUGA BUKAN MERAH, NASU!"

"AKA!"

"NASU!"

"AKA!"

"NASU!"

dan mereka berdua terus-terusan berantem sampai-sampai orang-orang disana sweadropped

Kita tinggalkan saja mereka berdua *sweadropped*


Di lain tempat,

Di kota xillia

"Celestia" panggil Asura.

"I, iya? ada apa, Asura?" tanya Celestia.

"Kau... jangan bengong" ucap Asura dan menarik Celestia.

Celestia nyaris saja kena serempet kereta kuda.

Kini Posisi Celestia ada di pelukan Asura.

Mukanya kini memerah bagaikan cabe merah.

Terlihat beberapa gadis banyak patah hati, kenapa?

Soalnya asura itu dimata mereka tampan, dan keren

Dan beberapa lelaki banyak patah hati, kenapa?

Karena Celestia manis dan cantik XD.

"Bisakah kau melepaskan peganganmu itu?" tanya Celestia.

"Oh,... maaf" ucap Asura dan melepaskan pelukannya.

Celestia hanya menutup mukanya yang memerah

"Kita mencari persediaan untuk perjalanan, habis itu kita pergi ke kota Azure yang berada di Barat Kota xillia" ucap Asura.

Celestia hanya mengangguk sambil memerah.

hohoho... ternyata ada aura pink disini XD


Di lain tempat.

"Uwaaah, Dompetku hilang!" Teriak Anise panik sambil bongkar-bongkar tasnya.

"Bagaimana ini... uangku di gabung dengan punyamu lagi! Kita tidak bisa melakukan perjalanan tanpa uang!" teriak Rine dengan paniknya.

"Aha! aku punya ide!" teriak Anise.

"Apa? apa itu?" tanya Rine.

Anise membisikkan sesuatu kepada Rine.

Mata Rine terbelalak, dia menatap Anise dengan mulut menganga.

"Mau kaga?" tanya Anise.

"HELL NO! BISA-BISA REPUTASIKU SEBAGAI KNIGHT HILANG!" teriak Rine.

"Ini cara terakhir kita, aku mengandalkan mu dan skillmu" mohon Anise.

Rine hanya menghela nafas dan ia segera pergi ke alun-alun kota sambil membawa biola.

Anise membawa mic.

Dan mereka melakukan sebuah pertunjukan yaitu... Rine sebagai musisi jalanan dan Anise sebagai penyanyi jalanan.

Orang-orang yang mendengar suara musik dan nyanyian mereka segera memberi uang ke mereka sambil tepuk tangan.

"Nah, segini cukup! ayo kita pergi!" teriak Anise dan Rin bersamaan dengan happy.

...Berganti profesi? *dibunuh*


Vanilla dan Ryukito sudah sampai ke gurun Goblin dengan naik kereta kuda.

"Maaf, kita berhenti disini" ucap pak kusir.

"Memang kenapa?" tanya Vanilla.

"Katanya disini banyak orang menghilang, tidak tahu apa biang masalah ini tapi kata orang-orang ini penyebabnya dari Goblin-goblin" ucap pak kusir.

"...Oke, kami mengerti, kami akan berjalan kaki." ucap Vanilla dan mereka turun.

"Maaf ya" ucap pak kusir dan dia melaju kereta kudanya ke arah mereka lewati tadi dan menghilang.

"Baiklah, kita berjalan dari sini dan kita mencari buah itu di hutan Forline!" teriak Vanilla dengan semangat.

Dan mereka berjalan...

Di dekat situ terlihat gadis berambut Biru dan Pink, mereka sama-sama memakai baju maid.

"Ada makanan" ucap mereka dengan smilling

~TBC~


Chalice : REVIEW YA XD.


Profile Kurogane bersaudara :

total : 25 (5 cowo dan 20 cewe) (sudah di renovasi saat chalice kelas 2 semester 2 XD jadi kalau ada yang baca Fic chalice yang GC new member dan baca profile chalice di Fanfiction pasti ngerasa janggal soalnya Mereka ini sudah di betulin XD) mereka itu ada yang saudara tiri jadi maklum kalau banyak saudara mereka XD cuman mereka akrab walau saudara tiri, jadi mereka punya satu bapak dan tiga ibu XD (aneh ya? chalice juga bingung #plak) jadi kalian bisa bilang bapaknya itu poligami *dibunuh* maaf, maaf, jangan bunuh saya oke? XD *peace*

1. Yuri Kurogane.

Mata : Hitam.

Rambut : Hitam pekat

Race : Demon

Umur : (kelihatan : 18 tahun) aslinya 24 tahun

Golongan darah : B

ability : Mengendalikan kegelapan dan bayangan, mengendalikan pedang iblisnya yang besar dengan lincah.

Weapon : Demon Big-sword.

Suka : kolak Pisang, makan, main, santai, Minum jus melon dan makan melon, Yuuko.

Benci : Kecoa, diganggu.

Kelemahan : Lemparkan kecoa ke dia dan itu membuatnya kabur alias berteleport menggunakan teleport melalui bayangan, jadi kalian mendapatkan kemenangan yang hampa *plak*


2. Yuna Kurogane

Mata : Hitam.

Rambut : Hitam pekat (satu-satunya yang hampir dengan saudaranya (yuri))

Race : Demon

Umur : 22 tahun (kelihatannya : 17 tahun)

Golongan darah : AB

ability : Mengendalikan orang mati (necormancer), Copy skill, Kekuatan Shinigami, Kepintarannya dia atas Xeina-Envy, ahli dalam berekseprimen (Sudah membuat 7 robot dan 7 manusia biokimia) dan mengendalikan bayangan alias kegelapan, punya sayap iblis (semua keluarga Kurogane ada jadi 25 bersaudara ini punya sayap iblis)

Weapon : Death-scthye.

Suka : makan sarden, ikan sarden, Bersantai, bertarung, misteri, hal-hal yang menantang.

Benci : Kalah dan Cabe

Kelemahan : -sumpelin dia pakai cabe atau dekatkan dia dengan cabe, itu membuatnya histeris ketakutan (kalau di sumpelin dia akan menangis).

- Kelitikin lehernya itu akan membuatnya ketawa dan lemas.


3. CynLie Kurogane

Mata : Hitam.

Rambut : Perak atau abu-abu

Race : Demon-Monster

Umur : 22 tahun (kelihatannya 17 tahun)

Golongan darah : AB

ability : Mengendalikan pedang besar tanpa hambatan.

Weapon : Big-sword.

Suka : Menganggu saudara-saudaranya, menyayangi saudari-saudarinya, belajar bertarung, bermain, makan lollipop, minum jus storberry, stroberry, sangat sayang dengan Yuna, dan bertarung

Benci : Kalah, jus stroberrynya diminum, di bilang mirip dengan Yuna padahal mereka bukan kembar walau hari, tanggal tahun bulannya sama tapi beda ibu.

Kelemahan : Tarik rambutnya (yang atas) yang mencuat sedikit keatas (atau kita sebut antena *di gampar*) itu membuatnya teriak dan langsung pundung dan menangis, kenapa? dia akan berpikiran "Kenapa aku punya rambut yang sedikit ke atas... udah kaya antena aja..." dan kesempatan itu serang dia dan kalahkan dia.


4. Rye Kurogane

Mata : Hitam.

Rambut : Merah darah

Race : Demon

Umur : 21 tahun (fisiknya seperti anak umur 17 tahun)

Golongan darah : A

ability : Mengendalikan darah, mengubah darah yang ada di lantai atau di mana menjadi senjata atau benda apapun, beregernasi dengan cepat dibanding saudaranya yang lain, darahnya tidak akan habis walau dipakai sebanyak apapun hanya untuk bertarung atau mengubah menjadi benda.

Weapon : Darah

Suka : Minum darah (?), Membunuh, makan nasi goreng, makan sayur bayem (?) dan buah anggur

Benci : Yuna dan Yuri (bukan benci tapi takut dan patuh kepada dua kakaknya ini), Diganggu, di kelitikin.

Kelemahan : Kelitikin kaki (kalau dia kaga pakai sepatu dan kaus kaki alias nyeker) atau pinggangnya atau lehernya, dia lemah di bagian itu dan itu membuatnya ketawa dan lemas kebanyakan ketawa.


5. Chain Kurogane

Mata : Hitam.

Rambut : Hijau Jade

Race : Demon-Monster

Umur : 20 tahun (fisiknya seperti anak berumur 16 tahun)

Golongan darah : A

ability : cuman dia dan xeina yang bisa berubah menjadi Monster, saudaranya yang sejenis dengannya (Demon-Monster) tidak ada yang bisa kecuali Xeina dan dia, mengendalikan rantai dengan sepuasnya

Weapon : Rantai

Suka : Ichirou, Mengajarin Luna dalam memasak, Memasak (?).

Benci : None

Kelemahan : Dia tidak bisa melihat, jadi hilangkan aura keberadaan kalian, maka dia akan kebingungan dan tidak bisa apa-apa kecuali diam dengan ketakutan (berhati-hatilah, jika dia sudah dalam ke adaan sangat takut, ada kemungkinan Ichirou akan datang dan melawan kalian menggantikan Chain melawan kalian)


6. Ren Kurogane

Mata : Hitam.

Rambut : Biru aquamarine

Race : Demon

Umur : 20 tahun (fisiknya seperti anak berumur 16 tahun)

Golongan darah : B

ability : Summon magic, Mengendalikan roh, bisa berbicara dengan roh, memindahkan roh sesuka hatinya, mencabut roh seseorang dengan sekali sentuh.

Weapon : Demon glove.

Suka : Roh, Makan jiwa, makan biskuit, minum jus melon.

Benci : Diganggu acara mencabut roh, biskuitnya di ambil.

Kelemahan : Kalau bertempur melawannya teriak "Gadis berambut pink stroberry terluka! dan dia sekarat!" dengan itu dia akan membalikkan badannya dan kebingungan, tapi ini cuman bisa di pakai tiga kali, untuk ke tiga kalinya dia tidak akan percaya apa perkataanmu.


7. Vaine Kurogane (Kakak Kembar Yuka)

Mata : Hitam.

Rambut : Ungu mashmallow

Race : Demonica ( campuran dari : Demon dan Demonic)

Umur : 19 tahun

Golongan darah : AB

ability : Mengendalikan bola-bola cahaya atau kelereng, dia juga dapat menggunakan sihir Time magic dan meramal,

Weapon : Kelereng cahaya (untuk di lemparkan ke target), Bola-bola cahaya (kalau pecah bisa menjadi senjata mematikan alias pecahannya menyerang sang target), Time Staff.

Suka : Makanan manis, Daging, Sayur, cherry, Mashmallow, Lollipop.

Benci : Kegagalan

Kelemahan : None


8. Yuka Kurogane (adik kembar Vaine)

Mata : Hitam.

Rambut : ungu Mashmallow

Race : Demonica ( campuran dari : Demon dan Demonic)

Umur : 19 tahun

Golongan darah : AB

ability : dia seorang tamer sehingga semua hewan/ monster jinak dan nurut kepadanya, berbicara dengan hewan/monster

Weapon : Cambuk hewan dan Copy skill (mencopy kekuatan orang lain)

Suka : Sayur, makan makanan kecil, berlari, minum jus apple, hewan, mashmallow, lollipop.

Benci : Daging

Kelemahan : None


9. Reina Kurogane

Mata : Hitam.

Rambut : Pink

Race : Demon

Umur : 19 tahun

Golongan darah :

ability : Menggunakan suara musiknya

Weapon : Biola, Seluling, gitar, piano.

Suka : Mendengarkan musik, makanan manis, men-crossdressing saudara cowonya, main musik

Benci : Diganggu kalau mendengarkan lagu dan saat dia memainkan musik, binatang menjijikkan.

Kelemahan : Hancurkan alat musiknya, atau lemparkan binatang apapun yang aneh, menjijikkan atau yang membuatnya takut, tepat di depannya, dengan begitu dia akan pingsan sakit kagetnya.


10. Xeina Kurogane

Mata : Hitam.

Rambut : Oren

Race : Demon-Monster

Umur : 18 tahun

Golongan darah : B

ability : Menciptakan benda apapun dan Palu besar.

Weapon : Hammer wing.

Suka : mekanik, Alat-alat berteknologi, Membaca, Minum kopi, makan shusi dan Es krim.

Benci : Mesin-mesinnya di rusakin dan alat-alat yang ia ciptakan di hancurkan.

Kelemahan : Ambil kacamatanya dan hancurkan, dengan begitu dia akan kesusahan melihat, tapi berhati-hatilah, karena dia ada kemungkinan berubah menjadi monster sejenis serigala besar berwarna oren.


11. Rena Kurogane

Mata : Hitam.

Rambut : Violet

Race : Demonica ( campuran dari : Demon dan Demonic)

Umur : 18 tahun

Golongan darah : B

ability : Bergerak dengan kecepatan tinggi

Weapon : dua pisau kecil.

Suka : Keju, bunga, buah anggur

Benci : suara berisik.

Kelemahan : Saat dia berlari, perhatikan gerakan serangannya, dan jika sudah ketemu titik dimana arah larinya sengkat kakinya dan itu membuatnya jatuh dan ambil pisaunya.


12. Dean Kurogane

Mata : Hitam.

Rambut : Blue-lagoon

Race : Demon

Umur : 17 tahun

Golongan darah : B

ability : Bergerak cepat

Weapon : Dual-sword

Suka : Menyiram tumbuhan dan tumbuhan.

Benci : besantai

Kelemahan : lepaskan ikat rambutnya, rambut panjangnya membuatnya kesusahan berlari cepat


13. Mizuki Kurogane (tertua dari 4 kembar)

Mata : Hitam.

Rambut : Azure

Race : Demonica ( campuran dari : Demon dan Demonic)

Umur : 16 tahun

Golongan darah : A

ability : Magic tingkat tinggi (walau tidak memakai tongkat sihir , dia masih bisa menggunakan magic apalagi magic level tinggi bisa ia pakai)

Weapon : Magic-wand

Suka : Makan buah bluberry, main, menjahit,

Benci : Buah bluberrynya dimakan orang atau jatuh, di ejek nenek-nenek karena ia pelupa, dan di provokator

Kelemahan : dia itu pelupa, jadi ketok kepalanya -pakai apa aja boleh yang pelan, keras, dan lembut- itu membuatnya lupa mantra-mantra untuk sementara waktu


14. Mizuna Kurogane (Kedua di 4 kembar itu)

Mata : Hitam.

Rambut : Azure

Race : Demonica ( campuran dari : Demon dan Demonic)

Umur : 16 tahun

Golongan darah : A

ability : Menggunakan pedang dan support magic

Weapon : Pedang dan Bola magic

Suka : Benda-benda mistis, Sup miso, Membantu.

Benci : None

Kelemahan : None


15. Mizuto Kurogane ( Ketiga di 4 kembar)

Mata : Hitam.

Rambut : Azure

Race : Demonica ( campuran dari : Demon dan Demonic)

Umur : 16 tahun

Golongan darah : A

ability : Menghidupkan benda-benda mati dan mengendalikannya (Necromancer) juga ahli dalam memakai black-magic

Weapon : skeleton-wand

Suka : Daging apa aja yang penting enak, Benda-benda aneh,

Benci : Diganggu acara memakannya.

Kelemahan : Hancurkan logo tengkorak di pitanya dan tengkorak di tongkatnya, itu membuatnya tidak bisa menyerang kecuali kabur atau bersembunyi di balik kegelapan.


16. Mizuno Kurogane (Keterakhir di 4 kembar itu)

Mata : Hitam.

Rambut : Azure

Race : Demonica ( campuran dari : Demon dan Demonic)

Umur : 16 tahun

Golongan darah : A

ability : Mengendalikkan emosi dan ingatan mahluk hidup melalui Gelembung dari chakram berbentuk hatinya itu

Weapon : Chakram-lovely

Suka : Makanan manis, Baju yang cantik, benda-benda aneh, minum darah.

Benci : Bajunya kotor.

Kelemahan : Ambil chakram berbentuk hatinya itu dan hancurkan, itu membuatnya tidak bisa menyerang kecuali kabur, atau hancurkan logo hati di atas pitanya, itu adalah sumber setengah kekuatannya


17. Luna Kurogane ( Tertua di antara 5 kembar)

Mata : Hitam.

Rambut : Hijau tua

Race : Demon

Umur : 16 tahun

Golongan darah : AB

ability : None

Weapon : Death scythe

Suka : Akito, Memasak, membantu

Benci : Masakannya dibilang tidak enak, di bully

Kelemahan : Sama kaya sync


18. Raven Kurogane (Kedua di antara 5 kembar)

Mata : Hitam.

Rambut : Hijau tua

Race : Demon

Umur : 16 tahun

Golongan darah : AB

ability : Membaca pikiran orang lain

Weapon : Pedang

Suka : Bersantai, memasak, makan kue.

Benci : Di ganggu, menarik rambutnya, masakannya di bilang tidak enak dan beracun.

Kelemahan : sama kaya Sync


19. Sync Kurogane ( Ketiga di antara 5 kembar)

Mata : Hitam.

Rambut : Hitam

Race : Demon

Umur : 16 tahun

Golongan darah : AB

ability : Mengedalikan bayangan.

Weapon : Sabit besar (death scythe)

Suka : membully orang, membunuh, menyiksa, makan paprika dan daging ayam, masak.

Benci : Di ganggu, masakannya di bilang aneh atau tidak enak atau beracun.

Kelemahan : pinggangnya di kelitikin itu membuatnya ketawa sampai 5 menit dan lemas saking kebanyakan ketawa


20. Envy Kurogane ( Keempat di antara 5 kembar)

Mata : Kanan = Hitam, Kiri = Merah darah.

Rambut : Hijau

Race : Demon

Umur : 16 tahun

Golongan darah : AB

Ability : Memunculkan sesuatu dari buku

Weapon : Buku-mechanic, hewan,sejarah, komik fantasy action advanture, classic dan lain-lain- tersimpan di dalam tas kecilnya

Suka : Membaca, makan roti dan memasak

Benci : Saat membaca di ganggu dan mengejek masakannya beracun

Kelemahan : Tas kecilnya di ambil, itu membuatnya tidak bisa menyerang.


21. Reicy Kurogane (Keterakhir diantara 5 kembar)

Mata : Hitam.

Rambut : Pink

Race : Demon

Umur : 16 tahun

Golongan darah : AB

ability : Kecepatan menembaknya

Weapon : Dual Pistol

Suka : main, makan makanan manis, crossdressing saudara lelakinya, benda yang keperempuanan, memasak

Benci : yang kotor-kotor dan menjijikkan, benci masakannya di bilang kaga enak atau beracun

Kelemahan : menimpuknya pakai serangga, itu membuatnya teriak-teriak histeris dan menjadi tidak fokus kepada target


22. Kou Kurogane

Mata : Kanan : Hitam, Kiri : Perak

Rambut : Hitam-kecoklatan.

Race : Demonica ( campuran dari : Demon dan Demonic)

Umur : 14 tahun

Golongan darah : B

Ability : Menggunakan panah dengan sangat cepat dan gerakan larinya tidak kalah dengan para Elf atau di sebut Fey, atau dari para Dark Elf atau dari Forest Elf, berbicara dengan hewan

Weapon : Bow/Crossbow

Suka : Tumbuhan, Alam, Sayur.

Benci : Daging, penebang pohon, pembenci alam, perusak

Kelemahan : siksaan Yuna membuatnya takut kepadanya.


23. Alica Kurogane

Mata : Hitam.

Rambut : Perak

Race : Demon

Umur : 13 tahun

Golongan darah : B

ability : Whiet magic tingkat tinggi

Weapon : Holy-staff

Suka : Membantu, sayur, melindungin, belajar.

Benci : Daging apapun kecuali Ayam, babi dan sapi, benci membunuh, darah.

Kelemahan : buat tanganmu atau salah satu tubuhmu berdarah (diajurkan tangan atau kaki atau anggota tubuh yang terlihat) atau jika sudah berdarah jangan buat berdarah salah satu tubuh kalian, tunjukkan yang berdarah padanya (diajurkan yang berdarah banyak), dia akan pingsan karena dia tidak kuat lihat darah sebanyak itu, atau kalau cuman luka goresan yang cukup dalam tapi tidak mematikan, itu membuatnya menghealmu dan lupa dia ada di pihak mana,


24. Shou Kurogane

Mata : Hitam.

Rambut : Coklat

Race : Demonica ( campuran dari : Demon dan Demonic)

Umur : 8 tahun

Golongan darah : B

ability : Gelombang suara (?)

Weapon : Mic dan speaker (?!)

Suka : Mendengar lagu, Coklat, Susu coklat, Biskuit dan Wortel

Benci : Paprika, saat dia mendengar lagu di ganggu.

Kelemahan : dia makan Paprika maka membuatnya pusing sementara karena dia tidak kuat makan paprika.


25. Illia Kurogane

Mata : Hitam.

Rambut : Orange Jeruk

Race : Demonica ( campuran dari : Demon dan Demonic)

Umur : 5 Tahun

Golongan darah : AB

ability : Mengendalikan boneka apapun dan membuat boneka menjadi hidup

Weapon : Boneka terkuatnya yang selalu ia pegang (baca : Nempel kepadanya), nama bonekanya adalah Selia dan Elia.

Suka : Boneka, Cake, Makanan manis, Tidur, dan susu coklat

Benci : Wortel dan saat dia tidur di ganggu dan di bangunin.

Kelemahan : Poni yang dijepit di lepas dan poninnya menutup mata, itu membuatnya kesusahan melihat dan memngendalikan boneka-boneka yang musti di kendalikan (kecuali Selia dan Elia)

Mind To Review?