A/N : Chapter terakhir dari Himeka Yumikasa. Hope you like the ending. Don't forget to review.


.

Chapter 6 : Back Together, Enthusiastic Couple.

.


Dua bulan setelah kepergian Kara, semua sahabat Riri sudah dapat kembali bersekolah. Mereka sangat senang Kara di keluarkan dari sekolah, tapi ada hal yang membuat mereka memaafkan Kara. Beberapa hari yang lalu, kepala sekolah mengatakan kalau Kara mengalami kecelakaan dan ia tidak akan pernah bisa berjalan lagi.

"Ya, mungkin itu hukuman untuknya atas apa yang sudah ia lakukan padamu, Ri," kata Glace enteng. Dia benar-benar terlihat sangat senang saat ini.

"Oh ya, Ri! Bagaimana dengan Seita? Tadi aku lihat sepertinya dia kurang sehat," kata Miku cemas. "Kamu masih menyukainya, 'kan?"

"Kalau masih, cepat temui dia dan selesaikan semua masalahmu dengannya," kata Himeka. Semua temannya memberikan senyuman untuk mendukung Riri. Maka, dia pun memutuskan untuk menemui Seita.

"Maafkan aku.." Riri dapat mendengar gumaman itu dengan jelas saat ia memasuki ruang olah raga. Seorang pemuda duduk di lantai sendirian. "Maafkan aku, Riri. Maafkan aku.."

"Seita, apa kabar?" Tanya Riri ceria. "Tenang saja, aku sudah memaafkanmu dan Kizawa, kok."

"Riri? Terima kasih ya. Aku baik, tapi kamu yakin sudah benar-benar memaafkan aku?" Tanyanya lemas. Kondisi fisiknya sekarang ini yang membuat Riri memutuskan untuk memaafkannya. Seita menjadi kurus dan terlihat tidak bersemangat seperti dulu. Mata coklatnya juga terlihat lifeless.

"Iya! Aku sudah memaafkanmu! Jadi kamu tenang saja. Teman-temanku juga sudah memaafkanmu," kata Riri yang sebenarnya belum menanyakan apa-apa pada teman-temannya tentang Seita, tapi dia merasa mereka sudah memaafkan Seita. Ya.. Walaupun satu di antara mereka pasti tidak akan memberikan ijin semudah itu.

"Benarkah? Syukurlah," jawabnya dengan senyum lega. Riri yang sudah lama tidak melihat senyuman pemuda itu pun menjadi salah tingkah. Dia sangat merindukan senyuman ini, senyuman yang selalu membuatnya kembali bangkit dari keterpurukan.

"Ciee! Sudah baikkan?" Tanya Himeka dengan nada menggoda.

"Tenang saja, kami pasti akan menyetujui hubungan kalian. Seita juga masih sayang sama Riri, 'kan?" Tanya Nade.

Seita hanya mengangguk kemudian membungkuk. "Terima kasih, aku benar-benar tidak menyangka kalau kalian akan.."

"Tenang saja, tapi jangan sakiti Riri lagi, ya?" Kata Miku.

"Kalau kamu sampai membuat dia menangis lagi. Kamu tahu akan berurusan dengan siapa! Jangan harap ada kesempatan ketiga! Mungkin kamu juga tidak bisa melihat matahari lagi!" Ancam Glace.

"Aduh, Glace. Seita serius kok kali ini. Ya 'kan, Sei?" Tanya Riri dengan senyuman yang mengembang.

"Iya, tentu saja," jawab pemuda itu yakin.

"Ah! Aku punya ide! Bagaimana kalau kita jalan-jalan untuk merayakan kebersamaan kita lagi?" Usul Ryuuka yang tiba-tiba datang bersama Toru dan Takumi.

"Wah boleh juga idemu itu, aku setuju!" Kata Toru semangat.

"Hizu juga di ajak dong! Masa hanya kalian berempat yang berpasangan," teriak Glace tidak terima.

Maka mereka pun pergi bersepuluh ke mall untuk merayakan kembali kebersamaan mereka. Mereka memang harus menghadapi kesulitan sebelum itu. Tapi, itu guna sahabatnya, 'kan? Menyelesaikan masalah mereka bersama-sama, menjadi sahabat yang baik, bukan hanya teman yang berkumpul dalam keadaan senang. Mungkin Kara akan menjadi Nemesis mereka, tapi.. Dia sudah di maafkan, 'kan?

.

.

Fin~

A/N :dan ini akhirnya. Haha semoga kalian suka. Terima kasih udah baca dan jangan lupa review!