Maggie Brown's Diary

Summary: kisah seorang anak cewek yang 'Geeky' banget di sekolah SMP biasa. Menghadapi suka dan duka menjadi remaja, cinlok, masalah pelajaran, guru nyebelin, atau bahkan pembully-an, Persahabatan yang hampir putus, dan menghadapi anak-anak centil super nyebelin, kakak yang super tampan dan nyebelin, dll.

Characters Profile(just in case klo pengen tahu):

Maggie Brown: anak umur 13 tahun yang baru pindah ke St. Angela School. Orangtuanya sudah meninggal dan hanya tinggal berdua dengan kakaknya yang bisa dibilang tidak mirip dengan kakaknya. Pakai kacamata warna putih(yang minusnya kagak bisa diinget), nyebelin klo cumen berdua ama kakaknya. Punya anjing namanya 'Dobby'(lagi-lagi dari nama karakter Harpot), Potterhead sejati. Punya rambut coklat yang bakal berkilau merah kalau kena sinar matahari.

Chellia Smith: manis banget dari luar dan mukanya super innocent, tapi klo sudah marah gempa berkukatan 5 skala ritcher bs terjadi. Salah satu sahabat Maggie. Rambut hitam yang biasanya di kepang satu, namun dia salah satu yang paling dewasa dan doyan makan.

Lisandra Waterson: walaupun suka sekali ngomong kata-kata kasar dan sifatnya sensitive, jadi harus hati-hati klo melakukan kesalahan sedikit saja. Warna rambutnya hitam dengan kuncir satu(rambutnya cumen sebahu)

Nathan Brown: kakak laki-laki Maggie, sudah kerja sampingan, walaupun sudah lulus masih cari kerjaan tetap. Kedatangannya ke sekolah untuk menjemput Maggie paling ditunggu cewek-cewek disekolah(termaksud gurunya loh). Kadang hal ini kemungkinan bisa membuat Maggie tidak usah bayar uang sekolah, karena Nathan sudah membuat sang reseptionis terpesona oleh ketampanannya dan membuat surat bayaran Maggie tidak dibayar. (Maggie: "aku benci senyumannya yang berkilau itu)

The Sofies': geng cewek centil nyebelin yang ketuanya bernama Sofie, dan mereka diam-diam berpendapat kalau Nathan dan Maggie bukan saudar kandung, mereka juga Fan girl Nathan.

Chapter 1:

Maggie Brown, anak yang baru pindah dari New Castel ke London. Perbendaan drastis diantara kedua kota. Kakaknya, Nathan baru saja mendaftarkannya ke sekolah yang kelihatan mewah dan bahkan mungkin tak dapat membayarnya. Dan dia terjebak diantara senior yang menyebalkan. Dengan santai dia menuju ke lockernya yang ditampar seorang cewek berrok pendek.

"hei kau, kau tahu tidak? Kalau dilarang pakai kacamata disini!"

Ih, aneh, peraturan macam apa itu?! Masa tidak boleh pakai kaca mata ke sekolah?

"kau pasti murid baru ya? Pantas wajahmu kotor dan jelek begitu, nggak nampang banget mukanya"

Jadi dia kesini hanya untuk mengejek wajah ayahku saja ya? Unjar Maggie dalam Hati.

Wajah Maggie memang lebih mirip 70% dengan ayahnya sisanya rambut, mata, mulutnya, adalah wajah ibunya.

"oh, masalah buat mu hah?!" begini-bengini Maggie juga anak brandal disekolah lamanya.

"jangan melakukan pertengkarang disini" kata seorang cewek yang menggunakan rok pencil gaya kantoran.

"eh, guru ya?" kata maggie asal-asalan.

"enak saja!, namaku Chellia tahu!"

"nama tak umum yang aneh sekali"

"akhirnya ada yang setuju denganku!" seorang lagi datang dengan celana yang di lapikan rok serangam. "namaku Lisandra, panggilanku Lisa"

"oh ya"

Yah sesuadah itu aku mempelajari sekolah baruku dan guru math yang nyebelin.

Ada hal ganjil kalau setiap kali kakaku mengantar dan menjemput pagi itu. Semua orang melihat kearahnya seolah dia Vampire atau Vella(mahluk yang sangat cantik dan tampan, tapi mereka bukan manusia).

"tampannya..." kata seorang cewek yang bermimpi lagi.

Cih... kakaku sudah punya pacar di New Castel dan kabarnya kalau kami sudah balik ke New Castel mereka akan menikah.