Tittle : Chocolate -KyuMin Version- | Author : Gina Natasya | Cats : Cho Kyuhyun, Lee Sungmin | Rated : T | Genre : Romance | Warning : Genderswitch, typo(s), un-perfect fiction, etc | A/N :: Judul emang gak nyambung sama jalan cerita, aku sadar kok -.- Feel gak dapet, dan yang pasti masih kalah sama fanfiction buatan author lain. Coba baca sambil denger lagu Super Junior – Our Love.

"Kyu!" Sungmin mengeraskan suaranya agar Kyuhyun dapat mendengarnya. Entah sudah keberapa kali yeoja itu memanggil Kyuhyun. Tapi usahanya selalu nihil karena Kyuhyun tidak juga memunculkan sosoknya di hadapan Sungmin.

"Aish!" Sungmin menghentakkan kakinya karena kesal. Berputar-putar di ruangan yang sama membuat Sungmin jengah. Apalagi ruangan ini agak gelap. Sungmin menghela napasnya sebelum berbalik menuju pintu.

"Aku pergi Kyu. Mianhae," ucap Sungmin. Tangannya sudah memutar gagang pintu saat sepasang tangan lain memeluknya dari belakang.

"Kajima, Ming. Kajima," bisik orang Sungmin tercekat karena terkejut. Dan nafasnya tambah tercekat saat tangan kanan orang yang memeluknya mengangkat sebatang cokelat dan sebuah cincin yang diikat di cokelat itu.

"Kyu," ucap Sungmin serak. Dia segera memutar tubuhnya dan melihat sosok manusia yang sedari tadi dia cari, Kyuhyun, kekasihnya. Karena terharu, Sungmin langsung memeluk tubuh Kyuhyun, menenggelamkan kepalanya di dada lelaki itu. Dia bisa mendengar lantunan jantung Kyuhyun yang berirama cepat. Tanpa sadar, saat berkedip, airmatanya jatuh dan mengalir di sepanjang pipi chubbynya.

"Aku kira kau tak ada disini, Kyu," Sungmin berusaha memperjelas suaranya yang serak agar bisa didengar Kyuhyun. Tanpa dia sadari, Kyuhyun tersenyum sambil mengusap rambut panjang milik Sungmin.

"Aku disini, chagi-ya. Aku selalu berada di sisimu, di hatimu," ucap Kyuhyun lembut, membuat Sungmin tidak bisa menahan airmatanya lagi. Dia betul-betul bahagia saat mendengar ucapan Kyuhyun barusan.

Kyuhyun menjauhkan tubuh Sungmin dari pelukannya lalu menghapus airmata yeojanya menggunakan ibu jari. "Ssstt, uljima," bisiknya. Kyuhyun menuntun Sungmin untuk duduk di dekat jendela paling besar di ruangan ini. Dia lalu melepaskan cincin yang tergantung di cokelat batangan yang dipegangnya.

"Aku tahu, aku tidak romantis. Aku selalu berlaku seenaknya denganmu, aku sering bersikap kekanakan. Aku mungkin tidak bisa membahagiakanmu. Tapi, aku ingin kau tahu bahwa aku, Cho Kyuhyun, akan selalu mencintaimu," Kyuhyun berucap sambil menggenggam tangan kanan Sungmin. "Kau akan selalu berada di hatiku, Ming. Kau harus tahu, bahwa kau selalu berada di tempat tertinggi di hatiku."

Kyuhyun menatap Sungmin dalam. "Jadi, maukah kau menjadi seorang Cho Sungmin, eomma dari anak-anakku kelak?"

Sungmin kembali meneteskan airmata. Dia menganggukan kepalanya. "Ne, aku mau Kyu. Aku mau," ucap Sungmin serak. Kyuhyun memasangkan cincin di tangan kanan Sungmin, lalu dia memeluk Sungmin dengan erat.

"Saranghae, Ming."

"Nado, Kyu."

Chu~

The End