Sang Manusia Pendosa

By : Kithara Blue

.

.

Sudahkah kau lihat?

Diatas karang yang menahan ombak

Sang awan bermuram durja, dan rinai hujan sedang meratap rona tangisku

Deru angin yang membahana, gelak petir yang sahut menyahut mengelegar

Seakan ingin mengumpatku si manusia pendosa

Pendusta tasbih yang mengalir pada nadiku

Sang pecundang yang menukar Tuhan dengan sekeping logam

Mengejar sebongkah titian maya didunia fana

Mengemis sepotong patah anggukan tahta

Aku terbutakan, bagaikan fatamorgana ditengah hamparan gunung pasir yang membentang luas

Laksana kabut melingkup semu, tertoreh sesak sesal menyatu

Akulah sang manusia pendosa , pencoreng sukma yang meneriakan asma ilahi namun jiwaku penuh haram

Akulah sang manusia pendosa, yang selalu berdiri angkuh menangkup bumi menentang matahari

Akulah sang manusia pendosa, terbelenggu dalam liang kehinaan hingga malaikat pun mati berserah diri

Terkikis habis direndam waktu, angkuhku tertampar saat iblis tersenyum puas menatapku berkubang dosa

Bersujudku pada pemilik semesta, dibalik senyap kepalsuan dunia yang sepintas lalu

Sebulir harapku mendambakan Cahaya-Mu

Berharap aku mampu kembali dalam suci saat kembali kedalam pelukan sang Ilahi