[ sang pahlawan telah pulang. ]


Semua mata memandang

Tak ada yang berkedip barang sedetik

Lihatlah, itu dia sang Pahlawan

Dia, sang Pahlawan, telah pulang

.

Sang Pahlawan telah datang

Datang dari penderitaannya

Datang dari kelelahannya

Datang dari perjuangan berdarahnya

.

Sang Pahlawan telah datang

Datang dengan tatapannya yang tajam

Datang dengan tatapannya yang lurus

Datang dengan tatapannya yang sendu

Datang dengan tatapannya yang tak terbilang

.

Sang Pahlawan telah datang

Datang membawa sebuah kabar

Datang membawa sesuatu yang besar!

Dan datang membawa hasil dari kepedihannya

.

Sang Pahlawan telah pulang

Dengan sebuah senyuman penuh ketenangan

Lagi suara tangis tak pernah lekang

Meratapi sang pahlawan yang kini sudah di peluk oleh sang Gaia

Dia telah pulang

Kembali kepada sang Penguasa

Dan tak ada satu pun yang menghantui batinnya

Karena tugasnya sudah selesai

Tapi hanya satu kalimat yang di pertanyakan

Akankah kerja keras yang dia lakukan nanti terbayar?

Entah, tidak ada yang tahu

Biarlah waktu yang menjawab itu semua, di dalam kehendak sang abadi

.


.

12 September 2015

Terinspirasi dari sang pahlawan, yang tak pernah tahu jika perjuangannya akan terbayar atau tidak. Oh, biarlah yang menjawab itu semua adalah waktu.