Tak Usah Mudah Kau Buat Susah

Hai, Tuan!
Wahai, Nyonya!
Kenapa kau buat seakan Tuhan begitu penuh dengan angkara dan kebencian?
Bukankah Dia maha pengampun, lagi penyayang?
Malang benar engkau, hidup dirundung ketakutan
Berbuat baik hanya karena takut neraka,
Menghindari kebatilan atas iming-iming surga
Pamrih benar? Mana ikhlas yang selama ini kau gembar-gemborkan?

Tak usahlah kau buat pelik hidup ini
Berbuat baik lalu lupakan
Jika salah, perbaiki lalu lupakan
Berbuat jahat yang jangan

Orang lain cukup kau peringatkan
Kalau tak didengar?
Ya sudah, yang berhak mengadili kan cuma Tuhan.


Tak usahlah kau coba-coba jubah kesombongan
Nanti kala terperosok, susah kau mencari pertolongan