Diam


Saat hatimu telah termiliki, aku hanya bisa diam.

Saat akhirnya kamu mempunyai kekasih, aku hanya bisa diam.

Saat kau berbagi kebahagiaan dengannya, aku hanya bisa diam.

Saat kau semakin menjauh, aku hanya bisa diam.

Saat kau benar-benar pergi dan menghilang, aku hanya bisa diam.

.

Hanya diam.

Tetap diam.

.

Ya, diam.

.

Aku hanya bisa melihatmu dari sisi yang tak terlihat.

Dan aku masih diam.

.

Apakah selamanya akan begitu?

Terdiam, tak mau maju.

Kecil keberanianku.

Aku terlalu malu.

Bahkan aku ragu, tahukah kamu akan keberadaanku?

.

Mungkin, di sini, akulah pengecutnya.

Mungkin juga kamu yang bodoh dan tidak peka.

Ah, atau memang aku yang salah karena telah memiliki rasa?

Lalu ujungnya, aku tetaplah diam.


Untukmu.

Bukan apa-apa, hanya sebuah coretan seorang pengagum rahasia...


A/N: pertama kali dipublikasikan #61215