Parameter rasa sakitku pecah saat kau berbalik menuju fajar. Meninggalkanku di lembayung senja, saat sinar mentari memantul di atas kepingan kaca dan kakiku terluka karenanya. Rasa sakit menjalar hingga akal sehat dan rasanya memabukkan.

Adalah matahari yang membawa semua rasa rindu, sakit, bahagiaku padamu. Ia meluap-luap hingga makhluk bumi dapat merasakannya. Semuanya hangat dan menyenangkan. Lalu balasanmu datang melalui bulan. Singkat dan dingin, namun menenangkan.

Aku mencari bintang yang cocok untuk disematkan sebagai hiasan kepalamu yang sibuk memilah awan untuk meneduhkanku. Kemudian kepala kita terhias, dan kita tersenyum.

Kau dan aku mencinta di ujung cakrawala, di sudut sembilan puluh derajat antara langit dan bumi. Tapi tinggi dan jauhnya ialah infinitiã…¡kita tidak akan bisa mencari sisi miringnya karena sebanyak itulah jumlah cinta yang kita tumpahkan.

Kita hidup di ambang semesta. Kita tak berpijak atau melayang. Transparansi kita hanya setengah dari penuh, terkadang disadari terkadang lain tidak. Tapi kita di sini, memiliki dan mencintai dan mengasihi satu sama lain.


a/n : draft lama yang sudah berdebu akhirnya diselesaikan juga haha. nice to be able to upload something here after all these years~